TRIBUNNEWS.COM - Tatap Kejuaraan Asia 2023 akhir bulan April 2023 mendatang, Indonesia patut mewaspadai dominasi China.
Tim dari Negeri Tirai Bambu itu selalu jadi langganan juara di Kejuaraan Asia 2023 apalagi di kompetisi perseorangan.
Tercatat setidaknya pada edisi sebelumnya, ada 3 sektor yang dimenangkan oleh wakil China sedangkan Indonesia hanya 1 sektor saja.
Dominasi China akan jadi tantangan berat tersendiri bagi Indonesia jelang Kejuaraan Asia 2023.
Baca juga: Kejuaraan Asia 2023: Saatnya Fajar/Rian Balas Dendam atas Kekalahan Tahun Lalu
Tercatat kiprah menawan China jika dilihat 10 tahun silam, masin menggelora dan selalu melahirkan jawara baru.
Di tiap edisi, setidaknya China selalu mengirim satu atau dua wakil yang keluar sebagai juara di sektor apapun.
Artinya, China tak hanya mengandalkan satu sektor saja melainkan semua nomor jadi andalan.
Akan tetapi jika melihat prestasi China 10 tahun ke belakang, Negeri Tirai Bambu kerap kali mendapat sumbangan gelar juara dari sektor ganda putri dan tunggal putra.
Sementrara itu Indonesia justru hanya mengandalkan ganda putra dan ganda campuran.
Jika melihat kondisi saat ini, kemungkinan China kembali tampil dominan cukup besar.
Sebab wakil China juga begitu dominan di jajaran ranking BWF 2023.
Terlebih di sektor tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Mulai ganda putri cukup banyak wakil China yang menempati posisi 10 besar.
Sebut saja Chen Yufei, He Bingjiao, dan Wang Zhi Yi yang jadi andalan di tiap turnamen.