TRIBUNNEWS.COM - Bos KTM memberikan peringatan kepada Jack Miller sekaligus menguak potensi untuk kembali merekrut Marc Marquez di MotoGP 2025.
Petinggi KTM Motorpsort, Pit Beirer secara terang-terangan menyindir performa Jack Miller yang dinilai tak sesuai ekspektasi pada kejuaraan dunia MotoGP 2023.
Bahkan Pit Beirer berani mengklaim, keluarga menjadi salah satu penyebab utama Miller kurang maksimal di musim ini.
Jack Miller menjadi rider anyar KTM di musim 2023, dia bertandem dengan pembalap asal Afrika Selatan, Brad Binder di tim pabrikan.
Baca juga: Makin Beraroma Indonesia, Tim Valentino Rossi Pakai Livery Karya Anak Bangsa di MotoGP 2024
Kedatangan rider berjuluk JackAss ini disambut ekspektasi tinggi oleh pabrikan KTM mengingat secara kualitas dan pengalaman lebih mentereng ketimbang Brad Binder.
Namun ekspektasi itu justru tak bisa dibayarnya dengan lunas, justru berakhir kekecewaan.
Miller sebenarnya memulai musim dengan cukup menjanjikan, setelah tampil cukup bagus sejak tes pramusim musim dingin.
Ia meraih beberapa hasil lebih baik di tiga race awal dibanding Brad Binder, namun perlahan malah melempem dengan beberapa hasil kurang memuaskan hingga akhir musim.
The Thriller Miller sering memulai balapan dengan sangat baik, namun merosot di pertengahan lomba, kemudian tak jarang berakhir dengan hasil buruk ataupun crash.
Bos KTM Motorsport, Pit Beirer, secara tegas mengaku kecewa dengan penampilan pembalap yang sempat mengendarai motor Ducati dan Honda itu.
"Aku tak bisa menjelaskan soal performanya, ini memalukan. Karena Jack telah membuat kami lebih baik, ia membuka cara baru dengan caranya bekerja dan bagaimana mengatur motornya," kata Beirer, seperti yang dikutip dari laman Paddock-GP.
"Awalnya ia langsung kencang dalam semalam saja. Setelah itu Brad memanfaatkan ilmu yang dibawa Miller ke tim, dan Jack malah tidak bisa memaksimalkan peran yang dibawanya sendiri," sambungnya.
Bos KTM itu bahkan menyasar faktor keluarga jadi penyebab mengapa kompatriot Casey Stoner cenderung mengalami inkonsistensi performa balapan.
"Pikirannya teralihkan sepanjang musim panas," kata mantan pembalap motocross tersebut.
"Memulai sebuah keluarga di Australia di pertengahan musim barangkali menjadi sesuatu yang tidak bisa dipahami pembalap," jelas Beirer.
Baca tanpa iklan