Tunggal putra ranking 2 BWF itu unggul telak di angka 5-9.
Sempat mengejar menjadi 7-9, Ginting pun kembali memberi Shi Yu QI angka setelah melalui rally yang cukup panjang.
Dorongannya ke belakang terlalu jauh, membuat bola jatuh di luar bidang lapangan.
Alhasil, Ginting pun menutup interval gim pertama dengan ketertinggalan 7-11 atas Shi Yu Qi.
Berlangsung pada interval set kedua, Ginting pun kembali memberikan poin untuk Shi Yu Qi.
Lagi-lagi eror dari Ginting yang membuat bola gagal menyeberang net buat Shi Yu Qi unggul 8-13.
Kesalahan bertubi-tubi dari Ginting itu pun membuat Shi Yu Qi semakin menjauh dengan skor 8-15.
Ginting pun berusaha mengejar dengan memangkas jarak menjadi 16-18.
Namun ketangguhan Shin Yu Qi, membuat tunggal putra andalan Indonesia itu harus menutup gim pertama dengan kekalahan 17-21.
Sama seperti set pertama, Ginting mengawali pertandingan gim kedua dengan tertinggal lebih dulu.
Bola drop shoot tipuannya itu gagal menyebrang net.
Sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lagi-lagi Ginting melakukan kesalahan sendiri yang membuanya semakin tertinggal 1-2.
Eror yang bejibun di awal set kedua ini membuat Ginting tertinggal sangat jauh dari Shi Yu Qi 1-10.
Akhrinya, interval set kedua ini ditutup dengan kekalahan Ginting atas Shi Yu Qi dengan skor 1-11.
Permainan Ginting pun tak kunjung membaik setelah interval.
Baca tanpa iklan