TRIBUNNEWS.COMĀ - Jorge Martin belajar dari 3 rival terdekatnya untuk meningkatkan mentalitas petarung hingga akhirnya jadi juara dunia MotoGP 2024.
Pengakuan JM89 soal tiga pembalap elite yang jadi pesaing beratnya membuat dirinya jadi pembalap yang lebih baik sebelum menjadi kampiun.
Berkat tiga pembalap tersebut Martin yang sempat diragukan jadi juara dunia gegara epicnya pencapaian Pecco Bagnaia mampu membuktikan kelasnya.
Pada akhirnya, rider asal Spanyol tersebut berhasil menjadi pembalap tim independen pertama yang memenangkan gelar di era modern.
Martin juga melanjutkan estafet dari pembalap Ducati sebelumnya yang jadi juara dunia yakni Bagnaia dan Casey Stoner.
Bicara soal rival terdekat Martin yang jadi 'motivator' sang jawara jelas tak jauh dari rider Ducati lainnya.
Ialah Bagnaia, Marc Marquez, dan Enea Bastianini yang selama musim 2024 selalu bisa memenangi pertarungan dengan Martin.
Bahkan ketika Martin dan Bagnaia sudah mengerucut menuju perebutan gelar, Marquez dan Bastianini terus mengusik.
Baca juga: Bukan Marc Marquez & Ducati, Pabrikan Nyaris Bangkrut di MotoGP 2025 Malah Jadi Raja Top Speed
Tak heran jika terkadang Martin harus bersaing ketat dengan Marquez dan rekan setim Bagnaia, Bastianini.
Yang mana ketiga pembalap tersebut bersama Martin melengkapi empat besar klasemen akhir MotoGP 2024.
"Pecco Bagnaia, Marc Marquez dan Enea Bastianini. Ketiganya membuat saya menjadi rider yang lebih baik, mereka membuat saya memberikan yang terbaik," papar Martin mengutip Crash.
"Ketika bukan salah satu dari mereka, maka yang lain yang akan menang, dan saya selalu ada dalam pertarungan dan itulah yang membuat perbedaan," katanya menambahkan.
Martin mengakui bahwa gelarnya di kelas MotoGP musim 2024 bukan satu hal yang mudah.
Beberapa rekor epic di pecahkan oleh Bagnaia maupun dirinya. Namun di belakang itu kedua rider juga menunjukkan persaingan yang luar biasa.