News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

All England 2025 Diwarnai Perang Saudara: Fikri/Daniel vs Leo/Bagas Lakoni Laga Derby

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FIKRI/DANIEL SELEBRASI - Ganda putra Indonesia, Shohibul Fikri/Daniel Marthin berpose setelah mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul (Thailand) di semifinal Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2025, Sabtu (15/2/2025). Perang saudara di All England 2025. (Foto Arsip Februari 2025). (Dok. PBSI).

Kemenangan tersebut jadi catatan mengesankan mengingat duel tersebut jadi pertemuan pertama kedua kubu.

Praktis dengan hasil manis itu membuktikan bahwa Fikri/Daniel bisa dikatakan sedang dalam momentum apik.

Andaikan bisa berlanjut, bukan tidak mungkin jika ini modal apik jelang perang saudara besok.

Sementara Leo/Bagas di babak pertama All England 2025 bersua dengan wakil non-unggulan.

Ialah Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen yang ditumbangkan Leo/Bagas dua gim langsung.

Skor kemenangan Leo/Bagas dibukukan dengan catatan 14-21 dan 11-21 yang mengantarkan keduanya ketemu Fikri/Daniel.

Duel 16 besar All England 2025 jadi pertarungan seru antara dua mantan anak asuh Aryono Miranat.

Cukup menarik dinantikan bagaimana aksi kedua kubu demi mengamankan tiket perempat final All England 2025.

Head to head Fikri/Daniel vs Leo/Bagas

- Korea Open 2024: Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia) vs Leo Carnando/Bagas Maulana (Indonesia), 21-9, 21-14

Record Match All England 2025

Babak 32 Besar

- Kim Astrup/Anders Rasmussen (Denmark) vs Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia), 20-22, 18-21

- Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen (Taiwan) vs Leo Carnando/Bagas Maulana (Indonesia), 14-21, 11-21

Babak 16 Besar

- Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia) vs Leo Carnando/Bagas Maulana (Indonesia), (???)

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini