Pengabdian Bagnaia selama beberapa tahun terakhir membuat pabrikan ini kembali diperhitungkan.
Sementara Marquez memberi bukti pengalamannya langsung bisa nyetel dengan Ducati yang memiliki pendekatan berbeda dari Honda yang merupakan tim lamanya.
Marquez langsung nyaman dengan motor yang disajikan Ducati.
Untuk itu, tak ada keputusan mudah bagi Ducati.
Jalan paling aman yang bisa dilakukan adalah memberikan setiap pembalap keperluannya masing-masing.
Namun hal itu akan membuat Ducati seakan memiliki dua paddock yang berbeda dalam satu tim.
Tak ada kesatuan yang tercermin dari mereka, setidaknya di MotoGP 2025.
(Tribunnews.com/Guruh)
Baca tanpa iklan