News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tenis

Sorotan Tenis US Open 2025: Jannik Sinner Sejajar FedEx, Nadal dan Djokovic Terlewati

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SINNER JUARA WIMBLEDON - Jannik Sinner resmi mencetak sejarah sebagai juara Wimbledon 2025 setelah mengalahkan Carlos Alcaraz dengan skor 4-6, 6-4, 6-4, 6-4, Minggu (13/7). Jannik Sinner menyamai rekor kemenangan Roger Federer saat bertanding di lapangan permukaan keras. Sinner dan Federer sama-sama mengemas 41 kemenangan dalam 50 pertandingan awalnya di lapangan permukaan keras.

TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan yang diraih Jannik Sinner atas Alexei Popyrin di babak 64 besar US Open 2025, Jumat (29/8/2025) dini hari, menjadi sejarah baru bagi sang pemain.

Sinner resmi menyejajarkan diri dengan legenda hidup tenis, Roger Federer, soal prestasi kemenangan di lapangan atas lapangan permukaan keras atau hard.

Dalam skala 50 pertandingan awal di lapangan hard, Jannik Sinner dan Roger Federer punya kesamaan jumlah raihan kemenangan.

Sinner dan FedEx (julukan Roger Federer) sama-sama mengoleksi 41 kemenangan dalam 50 pertandingan awalnya.

Petenis asal Italia ini sekaligus melewati beberapa figur penting lainnya yang punya rekor tak kalah mentereng.

Ia unggul dari Rafael Nadal dan Novak Djokovic yang memiliki 40 kemenangan dan 10 kekalahan di 50 laga awal di lapangan hard.

Statistik itu bisa menjadi modal berharga Jannik Sinner mengarungi turnamen US Open 2025.

Roger Federer (twitterrogerfederer)

Apalagi ekspektasi yang ada di pundaknya tak bisa lebih besar lagi.

Petenis peringkat 1 dunia ini datang ke New York, Amerika Serikat, dengan status sebagai juara bertahan US Open 2025.

Meski demikian, Sinner tak ambil pusing dengan statusnya tersebut.

Ia datang dan mempersiapkan diri di turnamen ini dengan mentalitas sebagai pengejar gelar juara.

Sinner tak ingin datang untuk mempertahankan apa yang ia raih tahun lalu.

Pasalnya semua petenis punya awalan serupa datang ke turnamen ini.

Mereka memulai semuanya dari 0 dan berjuang dari fase 128 besar terlebih dahulu.

"Saya selalu mengatakan, Anda tahu, saya tidak pernah mempertahankan gelar," buka Sinner dalam sesi konferensi pers setelah kemenangannya atas Popyrin.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini