Hoki/Kobayashi balas memberikan tekanan, kali ini giliran Rian/Yere yang banjir eror.
Beruntung, Rian/Yere masih bisa menjaga keunggulan hingga memimpin 7-11 di jeda gim pertama.
Seusai jeda, Hoki/Kobayashi berbalik mendikte reli.
Kesalahan demi kesalahan terus saja dilakukan Rian/Yere yang merupakan kombinasi juara All England dan juara Asia itu.
Pukulan Rian/Yere beberapa kali terlalu lebar hingga jatuh di luar lapangan.
Servis Rian yang membentur net menjadi akhir gim kedua, Rian/Yere kalah 21-19.
Di gim kedua, Rian/Yere tampil dominan hingga mampu memimpin 1-4.
Namun lagi-lagi, Rian/Yere gagal memanfaatkan momentum tersebut.
Rian/Yere malah panen eror setelah mampu unggul beberapa poin.
Momentum comeback diraih Rian/Yere, penempatan bola halus yang akurat membuat mereka unggul 10-11 di jeda gim kedua.
Laju positif Rian/Yere terhenti.
Rian sering eror di area net, sementara Yere beberapa kali salah membuang bola yang justru menguntungkan Hoki/Kobayashi.
Poin Rian/Yere macet, mereka menyudahi gim kedua dengan kekalahan 21-15.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan