News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tenis

Kisah Cinderella di Final Shanghai Masters 2025, Valentin Vacherot Nikmati Lesatan Karier

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEMENANGAN VACHEROT - Petenis Monaco, Valentin Vacherot, berhasil menjadi juara Shanghai Masters 2025 meski berstatus sebagai petenis kualifikasi dan memiliki ranking 2024 dunia saat itu. Kini Vacherot masuk jajaran ranking 40 dunia berkat kemenangan tersebut.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pecinta tenis dunia barangkali agak terkejut melihat finalis Shanghai Masters 2025 yang sama sekali tak diisi petenis unggulan.

Dua petenis yang menjejak laga final bahkan sama-sama tak masuk 30 besar ranking dunia ATP.

Arthur Rinderknech dan Valentin Vacherot, dua petenis yang saling beradu kemampuan di final Shanghai Masters 2025 yang digelar Minggu (12/10/2025).

Baca juga: Antiklimaks Jadwal Final Shanghai Masters 2025: Tak Ada Djokovic di Laga Penentu Trofi

Tajuk pertemuan itu memang bukan pertarungan antarpetenis dengan peringkat tinggi.

Namun, laga itu menjadi saksi duel antar-sepupu dan sebuah kisah Cinderella yang terwujud.

Pada laga final tersebut, Vacherot berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Rinderknech lewat pertarungan tiga set yang luar biasa.

Awalnya Rinderknech berhasil mencuri set pertama dengan kemenangan 6-4 atas Vacherot.

Namun pada dua set berikutnya Vacherot tampil lebih all out untuk mentup laga dengan keunggulan identik, 3-6 dan 3-6.

KEMENANGAN VACHEROT - Petenis Monaco, Valentin Vacherot, berhasil menjadi juara Shanghai Masters 2025 meski berstatus sebagai petenis kualifikasi dan memiliki ranking 2024 dunia saat itu. Kini Vacherot masuk jajaran ranking 40 dunia berkat kemenangan tersebut. (Instagram @rolexshmasters)

Kesuksesan petenis asal Monaco itu di Shanghai Masters 2025 bak kisah Cinderella yang menjadi nyata.

Nama Vacherot sama sekali tak dilirik melaju jauh di turnamen ini lantaran ia datang dari babak kualifikasi.

Benar, ia harus berjuang lewat babak kualifikasi yang lebih menguras tenaga.

Namun dirinya tak menyerah dan terus berjuang naik hingga babak utama.

Pada akhirnya ia berhasil mengikuti babak utama dan memulai perjalanan sesungguhnya.

Sosok petenis berusia 26 tahun ini mulai mencuri perhatian ketika ia berhasil mengalahkan Holger Rune di babak perempat final.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini