Tetap saja kecelakaan itu ternyata meninggalkan rasa sakit, terutama di bagian punggung Bezz.
"Saya sebenarnya mengharapkan hasil lebih baik di sini (Australia). Namun saya merasakan sakit," terang Bezzecchi.
"Di bagian tertentu, saya sangat kesakitan. Bahkan ketika melakukan pengereman, saya menderita sedikit di sana."
"Saya berharap ini segera membaik," sambungnya.
Terlepas dari pengakuannya ini, Bezzecchi tak menutup-nutupi insiden kecelakaan yang melibatkan dirinya dan Marquez.
Bahkan ia bersedia menjelaskan kejadian nahas tersebut.
Semuanya berawal dari tikungan 7 sirkuit Mandalika.
Baca juga: Rapor Ducati di MotoGP Malaysia 2025 Terancam Tercoreng, Adik Marquez Wajib Ngotot Lagi
Ia menyebut melaju terlalu cepat yang membuatnya kehilangan kendali.
Dirinya tiba-tiba sudah berada di depan Marc yang saat itu sedang berbelok ke kanan.
"Kami berdua mencapai sektor dua, ketika semuanya menjadi sangat cepat, mungkin terlalu cepat," ucap Bezz dikutip dari Motosan.
"Karena saya terlambat menyadari diri saya sudah berada di depan Marc Marquez dan saya langsung menghantamnya."
"Kami berdua keluar lintasan, ia langsung terjatuh, dan saya menyusul setelahnya," paparnya.
Bezzecchi mengaku sangat menyesal dengan kejadian itu.
Ia langsung meminta maaf kepada Marc Marquez yang menjadi korban paling parah dari kecelakaan tersebut.
"Saya sangat menyesal. Saya meminta maaf kepadanya dan stafnya," kata Bezzecchi kala itu.
(Tribunnews.com/Guruh)
Baca tanpa iklan