TRIBUNNEWS.COM - Rapor merah Gregoria Mariska Tunjung alias Jorji ditorehkan ketika resmi tersingkir di 32 besar French Open 2025.
Catatan minor Jorji masih mengikuti kiprah andalan tunggal putri Indonesia ketika mentas di BWF World Tour 2025.
Sakit vertigo yang diderita oleh pemain asal Wonogiri, Jawa Tengah, tampaknya masih jadi batu sandungan Jorji.
Terbukti sejak kembali turun bermain pasca-vertigo, Jorji belum menemukan permainan terbaiknya.
Menilik ke belakang, Jorji sekira bulan Maret 2025 memutuskan untuk mundur dari beberapa turnamen gegara sakit.
Sakit vertigo Jorji bikin sang atlet harus melewatkan beberapa turnamen penting dan prestisius.
Satu di antaranya adalah Jorji harus keluar dari skuad Indonesia di Sudirman Cup 2025 lalu.
Walhasil Putri Kusuma Wardani alias Putri KW jadi andalan sektor tunggal putri di turnamen beregu tersebut.
Baca juga: Vertigo Kambuh, Gregoria Ditarik Mundur dari China Masters 2025 dan Korea Open 2025
Untungnya Putri KW tengah berada dalam tren apik sehingga bisa membantu tim Merah-Putih tampil moncer.
Setelah Sudirman Cup 2025 rampung belum ada tanda-tanda Jorji bisa kembali bertanding.
Pemulihan sekira tiga bulan sejak bulan April, Jorji akhirnya memutuskan comeback di BWF World Tour.
Turnamen seri Asia bertajuk Japan Open jadi panggung kembalinya rival An Se-young (Korea).
Sayangnya, kembalinya Jorji di Jepang belum bisa membukukan hasil manis dan harus tersisih di 32 besar.
Jorji masih coba peruntungan di tur Asia dengan ikut serta turnamen China Open 2025.
Penampilan istri Mikha Angelo cukup mengesankan saat bisa tembus 8 besar China Open 2025.
Baca tanpa iklan