TRIBUNNEWS.COM - Bagan 8 besar Australia Open 2025 menunjukkan adanya potensi terjadinya perang saudara dari kubu Indonesia.
Ada Fajar Alfian/Shohibul Fikri yang berada di bracket atas bersama Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, di babak 8 besar Australia Open 2025.
Fajar/Fikri dijadwalkan bersua dengan unggulan pertama Australia Open 2025 asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di babak tersebut.
Sedangkan kompatriotnya, Sabar/Reza bakal bersua dengan underdog asal Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nisi.
Jika Fajar/Fikri dan Sabar/Reza kompak menang di babak 8 besar Australia Open 2025, kans ke final lebih mudah.
Sebab setidaknya dengan adanya derby di semifinal, satu tiket final turnamen super 500 sudah diamankan oleh utusan Merah Putih.
Tinggal bagaimana FaFi - sapaan Fajar/Fikri, merealisasikan skenario agar keduanya bisa melesat ke final.
Apalagi syarat agar Fajar/Fikri bisa lolos BWF World Tour Finals 2025 adalah dengan mencapai babak final Australia Open 2025.
Baca juga: Keajaiban Australia Open 2025: 3 Rival Ambyar, Nasib Fajar/Fikri ke WTF 2025 di Tangan Sendiri
Aji mumpung head to head Fajar/Fikri dengan Rankireddy/Shetty masih 0-0 peluang terbuka bagi kedua pasangan.
Khususnya Fajar/Fikri agar bisa memanfaatkan momentum apiknya sejak debut untuk konsisten melaju hingga babak final.
Sedangkan Sabar/Reza juga berpotensi mendongkrak peringkat dunianya jika bisa melenggang ke 4 besar Australia Open 2025.
Keuntungan jika tersajinya derby, akan memompa motivasi pasangan muda di bracket bawah, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Raymond/Joaquin turut mengikuti jejak dua seniornya melenggang ke babak perempat final Australia Open 2025.
Hasil manis dibukukan oleh besutan coach Antonius ketika berhadapan dengan Choong Hon Jian/Muhammad Haikal (Malaysia) di 16 besar.
Duel 3 gim dengan comeback menang di gim kedua dan ketiga antar Raymond/Joaquin mengikuti jejak Fajar/Fikri dan Sabar/Reza.
Baca tanpa iklan