TRIBUNNEWS.COM - Final Australia Open 2025 menyajikan sejumlah fakta menarik bagi wakil Indonesia.
Indonesia sudah memastikan dua gelar di final Australia Open 2025 lewat sektor ganda putra dan ganda putri.
Dari ganda putra akan mempertandingkan all Indonesia final antara pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Sedangkan untuk ganda putri melalui duel Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Dari kelolosan empat wakil Indonesia di final Ausralia Open 2025 lewat dua sektor ini, sejumlah fakta tersaji. Berikut yang dirangkum Tribunnews.com:
1. Pertama Kali Ganda Putri All Indonesia Final di Super 500
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari melangkah ke final setelah mengalahkan pasangan Jepang Ririna Hiramoto/Kokona Ishikawa.
Ana/Meilysa yang saat ini menempati ranking 82 dunia, menang setelah menyelesaikan pertarungan rubber gim, 19-21, 21-11, dan 21-12 selama 82 menit.
Sementara itu, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju ke final setelah menumbangkan wakil Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai dua set langsung 21-18 21-19.
Keberhasilan keduanya melangkah final menjadikan sejarah baru bagi sektor ganda putri Indonesia.
Ini menjadi kali pertama ganda putri Indonesia memiliki dua wakil di final turnamen level Super 500 BWF ke atas.
Sebelumnya, All Indonesia Final baru pernah terjadi di Super 300, seperti pada Taiwan Open 2024 lalu.
Kala itu Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum menghadapi Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang dimenangkan Ana/Tiwi.
Laga final kali ini juga jadi yang pertama bagi kedua pasangan sejak dipasangkan pada September lalu.
Khusus bagi Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, dan Meilysa Trias Puspitasari, ini adalah final pertama mereka di Super 500 BWF.
Baca tanpa iklan