TRIBUNNEWS.COM - Hasil semifinal Syed Modi 2025 wakil Indonesia di ganda campuran berakhir dengan pilu, Sabtu (29/11/2025).
Marwan Faza/Aisyah Pranata yang diharapkan bisa melaju ke final Syed Modi 2025 justru terkapar diadang utusan Thailand.
Berhadapan dengan ganda campuran anyar Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai, wakil Indonesia tak berkutik.
Marwan/Aisyah takluk setelah berduel hingga 37 menit dengan skor akhir sangat telak 21-10 dan 21-12.
Sepanjang laga memang Marwan/Aisyah tak bisa keluar dari tekanan yang diberikan oleh delegasi Negeri Gajah Putih.
Banyak pukulan-pukulan utusan Merah Putih yang tidak tepat sasaran dan banyak unforced error yang dilakukan.
Imbasnya Pakkapon/Sapsiree berhasil memegang kendali permainan sejak gim pertama hingga akhir laga.
Kegagalan Marwan/Aisyah di semifinal Syed Modi 2025 otomatis tak bisa mengikuti jejak kompatriotnya yang melesat lebih dulu.
Yakni Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana yang tembus ke final Syed Modi 2025.
Kelolosan Dejan/Bernadine membuka peluang adanya All Indonesia Final jika Marwan/Aisyah bisa meraih kemenangan.
Sayangnya skenario tersajinya perang saudara di babak final Syed Modi 2025 batal tercipta gegara Marwan/Aisyah kalah.
Baca juga: Sorotan Badminton Syed Modi 2025: Debut Menawan Dejan/Bernadine Berlanjut
Praktis, satu gelar dari turnamen berlabel super 300 akan diperjuangkan oleh Dejan/Bernadine melawan jagoan Thailand.
Catatan minor lainnya bagi Marwan/Aisyah setelah gagal ke final ini adalah potensi mengukir sejarah juga tak terjadi.
Sebab jika keduanya bisa melaju ke final Syed Modi 2025, jadi sejarah final super 300 pertama bagi Marwan/Aisyah.
Langkah Marwan/Aisyah tak bisa melewati utusan Thailand dengan baik dan berujung gagal melesat ke babak final.
Baca tanpa iklan