“Anda akan melihat lebih banyak keterampilan tinju saya. Saya rasa saya tidak akan melontarkan banyak pukulan, karena saya pikir akan menjatuhkannya KO di ronde keempat atau kelima,” ujar Paul sebelum laga.
Kenyataannya justru berbanding terbalik. Bukan Joshua yang tumbang, melainkan Jake Paul yang harus menerima KO menyakitkan di ronde keenam, sekaligus menelan pil pahit dari ambisinya sendiri.
Jake Paul Patah Rahang
Sudah jatuh tertimpa tangga, ungkapan itu tampaknya paling pas menggambarkan nasib Jake Paul usai tumbang KO dari Anthony Joshua.
Tak hanya menelan kekalahan telak di atas ring, Jake Paul dikabarkan mengalami patah rahang akibat pukulan keras yang dilepaskan Anthony Joshua.
Cedera tersebut membuat petinju berusia 28 tahun itu absen dari konferensi pers pasca-pertandingan.
Kepala Most Valuable Promotions, Nakisa Bidarian, mengonfirmasi kondisi Jake Paul sekaligus alasan ketidakhadirannya di hadapan media.
Menurut Bidarian, Paul langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.
“Kami menduga dia mengalami patah rahang. Tapi kondisinya baik-baik saja,” ujar Bidarian dikutip dari BBC.
Ia menjelaskan bahwa Jake Paul bahkan sempat mandi sebelum mengemudikan mobilnya sendiri menuju rumah sakit.
“Dia mandi, lalu mengendarai mobil sendiri ke rumah sakit. Patah rahang itu cedera yang cukup umum dalam olahraga, terutama tinju atau MMA. Waktu pemulihannya biasanya sekitar empat hingga enam minggu,” tambahnya.
Bidarian kembali menegaskan bahwa Paul membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum bisa kembali berlatih atau bertanding.
Jika telah mendapat lampu hijau untuk kembali naik ring pada 2026, Jake Paul diperkirakan mulai membidik lawan-lawan dengan peringkat lebih tinggi di kelas penjelajah WBA.
Salah satu nama yang mencuat adalah Pat Brown, petinju asal Manchester.
Brown saat ini masih tak terkalahkan dalam lima laga profesionalnya dan berpotensi memanfaatkan duel melawan Jake Paul sebagai panggung besar untuk mendongkrak reputasinya di kancah tinju dunia.
Di sisi lain, Paul juga belum sepenuhnya menutup ambisi besarnya. Ia masih terus menyuarakan keinginannya untuk menghadapi juara dunia empat kelas, Saul ‘Canelo’ Alvarez.
Tak diragukan lagi, Jake Paul akan tetap memburu pertarungan besar melawan salah satu nama paling prestisius yang masih aktif di dunia tinju.
(Tribunnews.com/Ali)
Baca tanpa iklan