Dari kedalaman skuad, jika Malaysia mentas di Sudirman Cup, mereka punya ganda putra dengan mengandalkan peringkat 2 dunia Aaron/Soh.
Ada juga Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin yang kompak berada di top 10 ranking BWF.
Menilik sektor ganda putri dan campuran, poin dapat disumbangkan oleh peringkat 2 dunia Pearly Tan/M. Thinaah serta Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Jika dibandingkan dengan Uber Cup, Malaysia kekurangan pelapis tingkat atas selain Pearly/Thinaah.
Sementara itu di Piala Thomas, Malaysia kehilangan Lee Zii Jia dan Ng Tze Yong belum teruji pasca-cedera.
Otomatis, mereka bergantung pada dua pemain yang masih sulit konsisten yakni Leong Jun Hao dan Justin Hoh.
"Di Sudirman Cup, ini adalah tim campuran dan semua pemain pilihan utama akan berada dalam satu skuad yang sama," kata Aaron.
"Jadi, peluang untuk meraih hasil bagus lebih tinggi," ungkap Aaron dengan cukup optimis.
Untuk Thomas dan Uber Cup, Malaysia terakhir kali menjuarai Piala Thomas pada tahun 1992.
Sedangkan tim putri mencapai perempat final Piala Uber pada tahun 2004, 2008, dan 2010.
(Tribunnews.com/Niken)
Baca tanpa iklan