TRIBUNNEWS.COM - Nasib pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, masih jadi tanda tanya akankah ia bertahan di tim pabrikan Jepang itu hingga MotoGP 2027 atau angkat kaki setelah MotoGP 2026 usai.
Menuju gelaran MotoGP 2026 yang dihelat pada akhir bulan Februari mendatang, Fabio Quartararo baru-baru ini memberikan pesan misterius lewat Instagram pribadinya songsong bergulirnya musim baru.
Rider Prancis itu menegaskan bahwa setelah musim 2025 berakhir yang dianggapnya sebagai momen baru 'pemanasan'. Ia memberi peringatan terkait apa yang akan terjadi di masa mendatang.
Di mana gebrakan Quartararo yang dinantikan oleh GP Mania adalah nasib kemana ia akan berlabuh untuk MotoGP 2027 mengingat Quartararo kurang puas dengan mesin baru Yamaha V4.
"2025 bukan tahun yang mudah, tapi memberikan banyak pelajaran. Keluarga dan teman sejati selalu ada untuk saya. Saya berterima kasih kepada semua penggemar yang mendukung saya di masa-masa sulit," tulisnya lewat Instagram, @fabioquartararo20.
"Saya masih di sini. Saya terus melangkah maju. Ini baru pemanasan untuk apa yang akan datang nanti," tegasnya.
Pernyataan Quartararo masih di sini dan terus melangkah maju masih abu-abu untuk diartikan kemana rider dengan nomor #20 itu akan menentukan pilihannya.
Baca juga: Honda Aduk Pasar Transfer Pembalap MotoGP, Pilih Kontrak Quartararo-Acosta Ketimbang Pulangkan MM93
Sebab jika menilik kiprah Quartararo bersama Yamaha di MotoGP 2025, performanya kurang konsisten dan dia masih kesulitan untuk memenangkan Grand Prix lagi.
Seperti yang kita ketahui, Quartararo mengakhiri musim 2025 dengan keraguan besar apakah akan memperpanjang kontraknya bersama Yamaha setelah tahun 2026.
Namun, jika dilihat dari data, sejatinya torehan Quartararo pada tahun 2025 sebenarnya jauh lebih baik daripada dua tahun sebelumnya.
Setelah menjadi juara dunia pada 2021 dan posisi kedua pada 2022, pembalap asal Prancis ini memang sempat mengalami penurunan.
Ia hanya mampu finis di peringkat ke-10 dan ke-13 pada klasemen akhir tahun 2023 dan 2024.
Yang paling terlihat, ia sama sekali tidak meraih podium tahun 2024 lalu dan hanya meraih tiga podium pada 2023 tanpa satu pun posisi start terdepan (pole position).
Akan tetapi beda dengan musim 2025, di mana ia berhasil meraih lima pole position, tiga podium, dan nyaris menang di Silverstone. Ia finis dengan 201 poin di ranking 9 klasemen akhir.
Kendati begitu, hal tersebut tidak membuat pemabalap berjuluk El Diablo puas. Karena di matanya, finis di peringkat kesembilan, ke-10, atau ke-13 tidak ada bedanya.
Baca tanpa iklan