TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, berhasil mengukuhkan namanya sebagai juara Malaysia Open 2026, Minggu (11/1/2026).
Tampil sebagai pembuka final Malaysia Open 2026 yang bertempat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, An Se-young selaku unggulan ke-1 sukses mengalahkan wakil China, Wang Zhi Yi.
An Se-young juara Malaysia Open 2026 setelah menundukkan Wang yang berstatus unggulan ke-2 dengan skor 21-15 dan 24-22 dalam tempo 56 menit.
Dengan kemenangannya atas Wang Zhi Yi, An Se-young menciptakan hattrick gelar atau juara tiga edisi beruntun di ajang BWF World Tour Super 1000 ini.
An Se-young mencatatkan namanya sebagai juara Malaysia Open 2024, 2025, dan 2026.
Atlet kelahiran 5 Februari 2002 tersebut mengikuti jejak legenda tunggal putri dunia seperti Tan Gaik Bee (Malaysia), Susi Susanti (Indonesia), dan Tai Tzu-ying (Taiwan).
Baca juga: Sajian Unik Final Malaysia Open 2026, Indonesia Rusak Skenario Impian Ganda Putri
Tan Gaik Bee adalah pencetak hattrick juara Malaysia Open 1961, 1962, dan 1963.
Lalu Susi Susanti adalah juara Malaysia Open 1993, 1994, dan 1995.
Sementara Tai Tzu-ying merupakan kampiun Malaysia Open 2017, 2018, dan 2019.
Tidak hanya hattrick dan menyamai catatan legenda, keberhasilan An Se-young dalam menjuarai Malaysia Open 2026 juga menorehkan pencapaian lainnya.
Apakah itu?
Baca juga: Hasil Final Malaysia Open 2026: An Se-young Hattrick, Liu/Tan & Feng/Huang Bangun Dominasi China
An Se-young Dekati Rekor Susi Susanti
Pencapaian lainnya adalah, An Se-young semakin dekat dengan rekor Susi Susanti di ajang tur dunia.
Untuk sementara ini, Susi Susanti menjadi tunggal putri pemegang gelar tur dunia terbanyak yakni dengan 39 trofi.
Sedangkan untuk An Se-young, sejauh ini telah mengoleksi 33 gelar juara di ajang tur dunia atau sekarang dikenal dengan nama BWF World Tour.
An Se-young melampaui rekor tunggal putri Taiwan yang kini telah pensiun, Tai Tzu-ying, dengan 32 gelar.
Baca tanpa iklan