News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Format Baru Turnamen BWF: Super 1000 Bakal Digelar 11 Hari, Sektor Tunggal Pakai Sistem Grup

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ATLET BERPRESTASI - Alwi Farhan berhasil meraih gelar juara tunggal putra pada ajang Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). BWF membuat perubahan besar dalam turnamen bulu tangkis dunia, mulai 2027 ajang Super 1000 bakal digelar selama 11 hari dengan format baru, termasuk sistem grup untuk sektor tunggal.

Kejuaraan Mayor juga Berubah

Tak hanya World Tour, turnamen mayor seperti Kejuaraan Dunia, World Tour Finals, Piala Sudirman, Piala Thomas dan Uber Cup juga mengalami ekspansi. 

Kejuaraan Dunia akan mengadopsi sistem grup sebelum fase gugur. Setiap peserta akan bertanding setidaknya dua kali. 

Sementara itu, Piala Sudirman, Thomas Cup, dan Uber Cup akan diperluas dengan lebih banyak negara peserta. Nantinya juga digelar dalam format selama 12 hari yang juga membutuhkan dua kali akhir pekan.

Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul menegaskan bahwa transformasi ini dirancang untuk menjawab tantangan olahraga modern. 

Menurutnya, BWF tidak hanya membangun turnamen, tetapi juga budaya, identitas, dan masa depan bulu tangkis sebagai olahraga global yang relevan bagi generasi baru.

"Setiap elemen, mulai dari format kompetisi dengan peningkatan hadiah uang, hingga strategi siaran dan rantai nilai sponsorship, telah ditata ulang untuk memenuhi tuntutan olahraga yang benar-benar global di 21 st abad," ungkapnya.

Perpanjangan durasi turnamen juga ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan atlet. 

Dengan adanya format dan jadwal baru nanti, BWF juga turut meningkatkan hadiah untuk setiap turnamen di berbagai level.

CHRISTO POPOV - Pemenang Christo Popov berpose saat upacara pemberian penghargaan untuk final tunggal putra antara Shi Yuqi dari Tiongkok dan Christo Popov dari Prancis di BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, 21 Desember 2025. (Xinhua/Jiang Han) (Xinhua/Jiang Han)

Kenaikan total hadiah di semua level turnamen:

  • Super 1000: US$2.000.000 → sekitar Rp33,6 miliar (sebelumnya US$1.450.000 ≈ Rp24,4 miliar)
  • Super 750: US$1.100.000 → sekitar Rp18,5 miliar (sebelumnya US$950.000 ≈ Rp16,0 miliar)
  • Super 500: US$560.000 → sekitar Rp9,4 miliar (sebelumnya US$500.000 ≈ Rp8,4 miliar)
  • Super 300: US$290.000 → sekitar Rp4,9 miliar (sebelumnya US$250.000 ≈ Rp4,2 miliar)
  • Super 100: US$140.000 → sekitar Rp2,35 miliar (sebelumnya US$120.000 ≈ Rp2,0 miliar)

Baca juga: Beda Nasib dengan Indonesia, Malaysia Tunggu Ranking BWF untuk Lolos Thomas & Uber Cup 2026

Selain itu, jadwal yang lebih seimbang memberi waktu pemulihan lebih baik, mengurangi risiko cedera, dan memungkinkan pemain menjalani karier yang lebih panjang.

Di luar lapangan, BWF berkomitmen meningkatkan fasilitas pemain, pengalaman penonton, serta menghadirkan platform digital dan OTT baru untuk memperkuat keterikatan penggemar.

Dengan format baru ini, BWF berharap bulu tangkis tidak hanya tumbuh secara kompetitif, tetapi juga menjadi produk hiburan global yang modern, imersif, dan bernilai komersial tinggi.

Tuan Rumah BWF World Tour 2027-2030

  1. Super 1000

- Chengdu, China
- Odense, Denmark
- Birmingham, Inggris
- Jakarta, Indonesia
- Kuala Lumpur, Malaysia

  • Super 750
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini