TRIBUNNEWS.COM - Petenis putri peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, baru saja menorehkan sejarah bagi dirinya sendiri.
Kemenangan Sabalenka di ajang Miami Open 2026 membuat dirinya mencatatkan diri sebagai salah satu dari lima petenis putri yang berhasil mendapatkan sunshine double.
Sabalenka mengalahkan Coco Gauff yang merupakan jagoan tuan rumah di laga final yang berlangsung ketat dan seru, Minggu (29/3/2026) dini hari.
Ia membutuhkan tiga set dan waktu 2 jam 11 menit untuk menaklukkan Gauff yang memang dikenal jago saat tampil di lapangan permukaan keras.
Baca juga: Sorotan Miami Open 2026 - Jannik Sinner dan Aryna Sabalenka Tatap Rekor Sunshine Double
Sabalenka akhirnya menang dengan skor 6-2, 4-6, dan 6-3 atas Gauff.
Dengan ini, ia berhak menggondol trofi juara Miami Open 2026 dan sekaligus menisbatkan diri sebagai peraih sunshine double.
Istilah sunshine double adalah sebutan bagi pencapaian seorang petenis yang bisa meraih gelar juara di dua turnamen secara beruntun, yaitu Indian Wells dan Miami Open.
Kedua turnamen itu memiliki ciri khas tersendiri lantaran dikenal dengan kecerahan matahari yang menyinari sebagian besar pertandingan.
Pasalnya, biasanya kedua turnamen itu digelar di sekitar bulan Maret yang notabene berada di musim semi.
Sabalenka mengikuti jejak para pemain top dunia lainnya yang berhasil menorehkan sejarah ini terlebih dahulu.
Ia mengikuti Stefi Graf, Kim Clijsters, Viktoria Azalenka, dan Iga Swiatek yang juga berhasil meraihnya.
Petenis asal Belarusia ini juga menisbatkan diri sebagai pemain pertama yang mengalahkan Coco Gauff di final lapangan permukaan keras.
Selain itu, Sabalenka hanya kehilangan satu set saja selama bertanding di Miami Open kali ini.
Satu-satunya kecolongan yang terjadi padanya juga saat berhadapan dengan Coco Gauff di final.
Hebatnya lagi, ini menjadi kemenangan ke-12 beruntun bagi Sabalenka.
Baca tanpa iklan