TRIBUNNEWS.COMĀ - Panggung Badminton Asia Championships (BAC) 2026 langsung memanas dengan hadirnya kejutan besar di babak 32 besar, Rabu (8/4/2026).
Dua raksasa pebulu tangkis Asia yang menyandang status unggulan terpaksa gigit jari setelah dipastikan angkat koper lebih cepat.
Nama besar pertama yang harus merana adalah tunggal putri andalan Thailand, Ratchanok Intanon.
Langkah sang mantan juara dunia itu kemudian disusul oleh jagoan tuan rumah, Li Shi Feng, yang secara mengejutkan bertekuk lutut di sektor tunggal putra.
Padahal, Intanon datang dengan status unggulan ketujuh, sementara Li menyandang predikat mentereng sebagai unggulan kelima.
Nestapa Intanon: Kutukan Kim Ga-eun Berlanjut
Kekalahan Ratchanok Intanon menghadirkan fakta yang sangat pahit.
Ia harus mengakui keunggulan kompatriot An Se-young, Kim Ga-eun (Korea Selatan), lewat drama dua gim langsung.
Hasil minor ini seolah menjadi dejavu menyakitkan karena Kim adalah sosok yang juga memulangkan Intanon di babak pertama BAC 2024 silam dengan skenario yang identik.
Alih-alih melunasi dendam, Intanon justru semakin memperpanjang rapor merahnya saat bersua Kim.
Sejak 2019, Kim Ga-eun seolah menjadi momok menakutkan bagi Intanon.
Terhitung enam kali keduanya bentrok di babak pertama berbagai turnamen, dan Intanon baru sanggup memetik satu kemenangan, tepatnya di Indonesia Open 2021.
Kekalahan ini membuat Intanon kian sulit mengulangi kejayaan masa lalunya saat menjadi kampiun Asia pada 2015.
Sebaliknya bagi Kim Ga-eun, kemenangan krusial ini menjadi pelecut semangat untuk melampaui prestasinya di edisi 2025 lalu yang berhasil menembus babak perempat final.
Li Shi Feng Terjebak dalam 'Duel Buta'
Jika kekalahan Intanon disebabkan oleh dominasi rival lama, nasib Li Shi Feng jauh lebih menyakitkan.
Jagoan China itu harus menelan pil pahit dalam sebuah duel buta melawan wakil India, Ayush Shetty.
Baca juga: Hasil BAC 2026: Sabar/Reza Lolos 16 Besar, Torehan Edisi 2025 Dibalas dengan Tegas
Baca tanpa iklan