News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Badai Early Exit di BAC 2026 Bukti Kekhawatiran Rexy Mainaky Jelang Thomas & Uber Cup 2026

Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Babak 32 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 baru saja usai. Rentetan hasil minor yang diraih para penggawa Negeri Jiran seolah membenarkan keresahan sang Direktur Kepelatihan Sektor Ganda, Rexy Mainaky.

Sebelum turnamen bergulir, legenda bulu tangkis Indonesia itu sempat menyentil persoalan mentalitas dan ketergantungan akut timnya pada segelintir nama elit.

Kekhawatiran Rexy bukan tanpa alasan.

Nama-nama seperti Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Pearly Tan/M. Thinaah, serta Chen Tang Jie/Toh Ee Wei kembali dipaksa memikul beban negara sendirian.

Ketika para pemain pelapis diharapkan mampu memberikan kejutan, kenyataan di lapangan justru berbicara sebaliknya.

Badai kekalahan dini atau early exit menghantam skuad Malaysia di berbagai sektor.

lihat foto PEARLY/THINAAH - Reaksi Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan dari Malaysia saat melawan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Indonesia pada final Hong Kong Open di Hong Kong pada 17 September 2023. (Foto Arsip September 2023). PETER TAMAN / AFP
Tumbang Masal di Babak Awal

Sektor tunggal putra menjadi sorotan tajam setelah Leong Jun Hao gagal membendung dominasi Jonatan Christie.

Jun Hao harus mengakui keunggulan Jojo melalui kekalahan dua gim langsung.

Nasib serupa menimpa juniornya, Justin Hoh, yang juga dipaksa menelan pil pahit saat berhadapan dengan tunggal muda Indonesia, Alwi Farhan.

Kondisi kontras terjadi di sektor tunggal putri. Wong Ling Ching langsung angkat koper setelah diadang tembok besar asal India, Pusarla V. Sindhu.

Baca juga: Raymond/Nikolaus Tersingkir Dramatis di BAC 2026: Singgung Ketidakberuntungan 

Beruntung, Karupathevan Letshanaa masih mampu menjaga napas Malaysia setelah menumbangkan Tanvi Sharma untuk melaju ke babak 16 besar.

Kejutan pahit justru datang dari sektor ganda putra yang sejatinya merupakan lumbung medali Malaysia.

Junaidi Arif/Yap Roy King tak berkutik di hadapan pasangan Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen.

Tren negatif ini merembet ke Man Wei Chong/Tee Kai Wun yang ambyar di tangan wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.

Puncaknya, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pun harus mengepak koper lebih awal setelah ditumbangkan pasangan underdog Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-Nga. Praktis, hanya Aaron/Soh yang menjadi tumpuan tersisa di sektor ini.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini