TRIBUNNEWS.COMĀ - Thomas & Uber Cup Finals 2026 dimulai pekan ini, tepatnya mulai Jumat (24/4/2026), ada sorotan pada sosok Putri Kusuma Wardani.
Pemain yang akrab disapa Putri KW ini mengemban tanggung jawab besar sebagai kapten sekaligus tunggal pertama tim Uber Indonesia.
Situasi kali ini memang jauh berbeda bagi Putri. Jika pada edisi-edisi sebelumnya ia tampil sebagai pelapis di bawah bayang-bayang Gregoria Mariska, 2026 jadi lembaran baru.
Absennya Gregoria akibat masalah kesehatan yang membekapnya sejak awal musim memaksa Putri KW untuk naik kasta.
Dengan peringkat tertinggi di antara kolega tunggal putri lainnya, Putri otomatis menjadi ujung tombak sekaligus pembuka jalan bagi rekan-rekannya dalam pertandingan nanti.
Putri KW bukanlah debutan yang mudah goyah terhadap tekanan dilihat dari pengalamannya.
Setahun silam, di ajang Sudirman Cup 2025, ia sudah pernah mencicipi rasanya menjadi tumpuan utama dalam situasi darurat yang serupa.
Kala itu, Gregoria juga terpaksa menepi akibat penyakit vertigo, dan Putri langsung diplot sebagai tunggal putri nomor satu Indonesia.
Alih-alih goyah, Putri KW justru menunjukkan determinasi luar biasa di Sudirman Cup 2025.
Konsistensinya menjadi kunci keberhasilan Indonesia mendulang poin di setiap laga fase grup.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Tim Badminton Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026, Live Vidio Pekan Ini
Mentalitas bertarungnya teruji saat ia harus berhadapan dengan nama-nama besar yang memiliki profil mentereng.
Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika Indonesia bersua India.
Berhadapan dengan sang legenda hidup sekaligus pemain kawakan Pusarla V. Sindhu, Putri KW tampil tanpa cela.
Secara statistik, Sindhu memang jauh lebih diunggulkan, namun Putri mampu memutarbalikkan prediksi.
Lewat permainan taktis dan ketenangan luar biasa, ia menjinakkan Sindhu dengan skor meyakinkan 21-12 dan 21-13, yang membawa Indonesia menang telak 4-1 atas India.
Baca tanpa iklan