TRIBUNNEWS.COM - Setelah memberikan julukan Sunday Boy kepada Marco Bezzecchi, Peter Bom, memberikan pernyataan yang terbilang menohok seputar pembalap Aprilia itu di MotoGP 2026.
Peter Bom mengklaim Marco Bezzecchi sebatas pembalap hebat, namun tidak pernah menyentuh kategori "talenta super" seperti halnya Marc Marquez, Valentino Rossi, maupun Casey Stoner.
Sebagai informasi, Bom merupakan sosok yang sangat kuat sisi keteknisannya.
Peter Bom yang tinggal di Assen, Belanda, dan hanya beberapa kilometer dari Sirkuit TT, pernah menjadi Crew Chief untuk Stefan Bradl, Cal Crutchlow, Chris Vermeulen dan Neil Hodgson. Sebelum akhirnya raihan terhebat Bom adalah menjadi Crew Chief dari Danny Kent di Leopard Racing saat menjadi juara dunia di tahun 2015.
Sehingga, balapan MotoGP merupakan sesuatu yang lumrah dalam kehidupannya. Di sisi lain, Peter Bom juga mengenal benar bagaimana kualitas seorang pembalap.
Terbaru, dalam acara podcast "Oxley Bom", dia menyoroti performa rider asal Italia, Marco Bezzecchi.
Bezzecchi tampil dominan pada awal musim dengan menyapu bersih tiga kemenangan grand prix pada 2026. Ia juga belum terkalahkan pada balapan hari Minggu sejak GP Portugal musim lalu, dengan total memimpin 121 lap.
Meski demikian, keunggulannya di klasemen masih tipis, hanya terpaut empat poin dari Martin jelang MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez akhir pekan ini.
Performa impresif Bez, sapaan Bezzecchi sudah tercium sejak MotoGP 2025.
Dia juga membantu Aprilia mengukir sejarah untuk kali pertama ada pembalap pabrikan Noale yang finis di tiga besar pada akhir musim balapan MotoGP.
"Saya tidak pernah menganggapnya, dan saya masih tidak menganggapnya, sebagai talenta super," nilai Peter Bom dalam podcast-nya.
Meski demikian, Peter Bom secara terbuka mengakui bahwa mantan pembalap Mooney VR46 Racing Team itu memiliki kualitas untuk memaksimalkan motor RC-16 milik Aprilia.
"Dia (Bezzecchi-red) adalah contoh yang sangat baik dari seseorang yang berkembang jauh lebih pesat daripada yang Anda bayangkan karena dia berada di momen yang tepat dengan produsen yang tepat.
Baca juga: MotoGP Spanyol 2026: Memori Indah Jagoan VR46 Ducati di Jerez, Modal Perbaiki Motor GP26
Lebih Kuat dari Quartararo, Bagnaia, hingga Mir
Sejak Marc Marquez tak lagi sama akibat cedera highside di Spanyol tahun 2020, kejuaraan dunia MotoGP menghasilkan beberapa pemegang titel terbaik.
Baca tanpa iklan