Ringkasan Berita:
- Bangka Belitung B (senior) dan Sulawesi Selatan (junior) keluar sebagai juara Kejurnas ORADO 2026.
- Final berlangsung ketat setelah fase delapan besar hingga semifinal dengan peningkatan intensitas permainan.
- Kejuaraan dinilai menunjukkan pemerataan kualitas atlet dan penguatan sistem kompetisi domino nasional.
TRIBUNNEWS.COM - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 resmi menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan dengan menetapkan para juara di kategori senior dan junior.
Partai puncak digelar di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, Minggu (26/4/2026), setelah melalui fase kompetisi berlapis sejak babak awal.
Pada kategori senior, tim Bangka Belitung B keluar sebagai juara nasional usai melalui rangkaian pertandingan ketat sejak babak delapan besar hingga final.
Posisi kedua ditempati Jambi B, disusul Lampung B di peringkat ketiga dan Jawa Barat A di posisi keempat.
Sementara di kategori junior, Sulawesi Selatan berhasil mengamankan gelar juara pertama. Sumatera Selatan B finis sebagai runner-up, diikuti Kalimantan Selatan di posisi ketiga dan Sumatera Selatan A di peringkat keempat.
Rangkaian hari terakhir diawali dengan pertandingan lanjutan dari babak delapan besar menuju semifinal, yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi.
Intensitas permainan meningkat seiring memasuki fase krusial, termasuk laga perebutan posisi ketiga di masing-masing kategori yang berlangsung kompetitif dan sarat strategi.
Atmosfer kompetisi mencapai puncaknya pada malam hari melalui grand final kategori senior dan junior.
Pertandingan penentu gelar berlangsung dalam tensi tinggi dan menjadi penutup perjalanan panjang para peserta sejak fase kualifikasi.
Selain pertandingan utama, panitia juga menggelar laga eksebisi yang diikuti 18 peserta dari berbagai provinsi yang tidak lolos ke babak perdelapan final.
Format undian dengan sembilan meja diterapkan, termasuk skema khusus bagi tim yang menghadapi PB ORADO dengan nilai hadiah lebih besar. Kehadiran laga ini menjaga ritme kompetisi sekaligus memperkuat interaksi antarprovinsi.
Usai final, agenda dilanjutkan dengan seremoni penghargaan yang mencakup kategori penyelenggara kejuaraan provinsi terbaik, penyelenggara cabang terbaik, serta best jersey. Penyerahan medali dan trofi kepada para juara menjadi penanda resmi berakhirnya Kejurnas tahun ini.
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menilai hasil kompetisi mencerminkan pemerataan kualitas atlet di berbagai daerah. Ia menyebut peningkatan daya saing terlihat konsisten sejak babak awal hingga final, baik di kategori senior maupun junior.
Senada, Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menekankan bahwa kelancaran dan kredibilitas hasil kejuaraan ditopang oleh konsistensi sistem pertandingan yang diterapkan. Standar teknis yang terjaga dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk kompetisi nasional yang berintegritas.
Dari sisi komunikasi publik, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi (Jhon LBF), melihat Kejurnas 2026 tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga memperkuat citra domino sebagai olahraga strategi yang inklusif dan kompetitif.
Kejurnas ORADO 2026 kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia, menandai berakhirnya kompetisi sekaligus mempertegas posisi domino dalam sistem pembinaan olahraga prestasi nasional.
Baca tanpa iklan