Dalam siaran resmi PBSI sebagaimana dikutip dari BolaSport, Eng Hian mengaku bahwa Prancis tampil lebih baik.
"Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini."
"Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai," kata Eng Hian.
Senada dengan Eng Hian, Fajar Alfian selaku kapten juga mengutarakan hal yang sama.
Fajar meminta maaf dan menjadikan kegagalan lolos perempat final Thomas Cup 2026 sebagai bahan evaluasi.
"Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam."
"Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik. Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat,” kata Fajar.
Rentetan Kegagalan
Kegagalan Indonesia lolos perempat final Thomas Cup 2026 sekaligus menambah rentetan catatan buruk PBSI.
Setelah berhasil mengamankan trofi Thomas Cup 2021, Indonesia justru sering meraih hasil kurang memuaskan yang bahkan menorehkan sejarah kelam.
Pada Asian Games 2022, kontingen badminton Indonesia gagal membawa pulang medali untuk pertama kalinya sejak tahun 1962.
Lalu pada Sudirman Cup 2023, Indonesia gagal melaju ke semifinal.
Kemudian di Olimpiade Paris 2024, tradisi medali emas gagal dipertahankan skuad badminton Indonesia.
Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 lewat tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Mengingat di dua edisi sebelumnya, cabor badminton selalu bisa menyumbang medali emas Olimpiade.
Pada Olimpiade Rio 2016, medali emas diraih pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Lalu pada Olimpiade Tokyo 2020, medali emas diraih ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
(Tribunnews.com/Isnaini) (BolaSport/Delia Mustikasari)
Baca tanpa iklan