480 Siswa Bertanding, Ini Para Juara SenengMinton 2026 Seri Purwokerto
TRIBUNNEWS.COM - Festival bulutangkis untuk anak usia dini bertajuk MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Purwokerto menuntaskan rangkaian lomba.
Seri pembuka festival tersebut untuk tahun ini melahirkan para juara dari berbagai kategori usia dini.
Ajang yang digelar di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah ini diikuti 480 siswa SD kelas 1–3 dari 16 sekolah, dengan format kompetisi berbasis catatan waktu tercepat.
Baca juga: Daftar Pemenang Festival SenengMinton Purwokerto: Naufal Catat Waktu Terbaik Kategori Kelas 3
Pada kategori kelas 1 putra, Rafaesyza Falah Alfarezi dari SDN 1 Sokanegara keluar sebagai juara dengan waktu 00:42.88, disusul Arzan Ghiffari Widiyanto (SDI Darul Falah Tambak) dan Zafier Nadief Farzana (SDN 1 Sokanegara).
Di sektor putri, Hani Pertiwi Efendi dari SDN 1 Karangpucung menjadi yang tercepat dengan catatan 00:46.07.
Persaingan di kelas 2 juga berlangsung ketat. Muhammad Gibran Ramadhan (SDN 1 Patikraja) mencatat waktu terbaik 00:40.72 di kategori putra, sementara Kirana Sasi Fidelisa Waluyo (SDN 1 Klahang) memimpin sektor putri dengan 00:43.48.
Untuk kategori kelas 3, Muhammad Abid Al Khalifi dari SDIT Harapan Bunda Purwokerto menjadi juara putra dengan waktu 00:56.01.
Sementara di sektor putri, Gita Felicia dari SDN 1 Karangpucung mencatat waktu 01:00.73, sekaligus memperbaiki prestasinya setelah tahun sebelumnya finis di posisi ketiga.
Asah Keterampilan Bulutangkis
Kompetisi ini menggunakan sistem individu dengan penilaian berbasis kecepatan dalam menyelesaikan sejumlah tantangan, seperti shuttle run, zig-zag run, hingga ketepatan pukulan.
Format tersebut dirancang untuk mengasah keterampilan dasar bulutangkis secara menyenangkan dan kompetitif.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembinaan jangka panjang.
“Kami ingin menumbuhkan rasa senang terlebih dahulu, karena dari situlah lahir atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yuni Kartika, menilai hasil positif dari seri pembuka ini menunjukkan potensi besar pembinaan usia dini di daerah.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program untuk memperluas basis atlet dan memperkuat jalur pembinaan hingga level kompetitif.
Baca tanpa iklan