TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan tim Uber Indonesia pada edisi 2026 di Denmark telah resmi berakhir dengan raihan medali perunggu.
Meski langkah skuad Srikandi Merah-Putih harus terhenti di babak semifinal, namun jerih payah mereka di lapangan berefek ke peringkat dunia.
Dampak signifikan terhadap prediksi peringkat dunia yang akan dirilis pekan depan menarik diulas.
Berdasarkan analisis hasil pertandingan selama di Forum Horsens, beberapa pemain pilar Indonesia diprediksi akan mengalami kenaikan peringkat.
Sorotan tertuju pada tunggal putri muda, Thalita Wiryawan, serta pasangan ganda putri racikan baru, Amallia Pratiwi/Siti Fadia Silva.
Sebelum membedah kenaikan posisi para pemain, perlu dipahami bahwa penghitungan poin BWF pada turnamen beregu seperti Uber Cup memiliki mekanisme yang berbeda dengan turnamen perorangan seperti Indonesia Open atau All England.
Jika pada turnamen perorangan poin ditentukan semata-mata oleh babak terjauh yang dicapai, maka pada ajang Thomas dan Uber Cup, poin individu dihitung berdasarkan performa di setiap laga yang dimainkan.
Mengacu pada regulasi BWF Statutes Section 5.3.3.1, setiap pemain yang turun bertanding akan mendapatkan akumulasi poin yang terdiri atas dua komponen utama, yakni Poin Dasar dan Poin Kemenangan.
- Poin Dasar
Setiap atlet yang diturunkan ke lapangan secara otomatis akan mengantongi poin dasar. Besaran poin ini sangat bergantung pada pencapaian kolektif tim secara keseluruhan.
Karena tim Uber Indonesia mencapai semifinal, setiap pemain yang bertanding mengamankan poin dasar sebesar 1.500 poin.
- Poin Kemenangan
Pemain juga berhak atas bonus poin jika berhasil memenangkan pertandingan. Besaran bonus ini ditentukan oleh peringkat lawan yang mereka kalahkan. Semakin tinggi peringkat lawan, semakin besar suntikan poin yang didapatkan.
Baca juga: Fakta Hasil Final Uber Cup 2026: Misi Korea Bersanding dengan Indonesia Lewat Kalahkan China
Thalita Wiryawan: Sang Penyelamat yang Naik Kelas
Thalita Wiryawan menjadi salah satu pemain yang paling diuntungkan secara statistik pasca-gelaran ini.
Berstatus sebagai satu-satunya penyumbang poin bagi Indonesia di babak semifinal saat bersua Korea, Thalita menunjukkan mentalitas baja.
Keberhasilannya menumbangkan tunggal putri Korea, Sim Yu-jin, yang secara peringkat jauh di atasnya, menjadi kunci kenaikan drastis poin miliknya.
Suntikan poin dari kemenangan krusial di babak semifinal tersebut diprediksi akan membawa Thalita meroket.
Baca tanpa iklan