News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MotoGP

Tangis Marc Marquez Pecah, Luka dari Mandalika Masih Berbekas dan Harus Operasi Lagi

Penulis: Niken Thalia
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Tangis Marc Marquez akhirnya pecah saat mengungkap rahasia kelam di balik performanya yang naik-turun musim 2026 ini.

Di balik senyumnya, Marquez ternyata tengah bertarung melawan rasa sakit luar biasa akibat masalah saraf yang membuatnya kehilangan kestabilan saat menunggangi motor.

Momen emosional ini terungkap tak lama setelah insiden horor highside yang dialami Marquez pada sesi Sprint Race di Le Mans, Sabtu pekan lalu.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan tulang kakinya patah dan ia dinyatakan tidak layak balapan atau unfit.

Marquez kemudian membuka tabir bahwa dirinya selama ini membalap dalam kondisi fisik yang tidak utuh.

lihat foto MARC MARQUEZ - Pembalap andalan Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat menangis dihadapan petinggi dan kru Ducati dalam gelaran MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, pada 9 Mei 2026. (Foto: DucatI)
Rahasia di Balik Saraf yang Terjepit

Mengutip tayangan dalam kanal YouTube Inside Ducati, suasana haru menyelimuti garasi tim Borgo Panigale.

Dikelilingi oleh petinggi Ducati seperti Gigi Dall’Igna dan kepala kru Marco Rigamonti, Marquez tampak tertunduk sebelum akhirnya berani bersuara.

"Saya tidak mengatakan apa-apa," ujar Marc Marquez memulai pembicaraan, sebelum suaranya tercekat.

Dengan air mata yang mengalir, Marquez melanjutkan penjelasannya mengenai kondisi yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat.

Baca juga: Tak Ada Pengganti Marc Marquez di MotoGP Catalunya 2026, Rider Ducati Full Agenda

"Ada sebuah sekrup yang memberikan saya masalah saraf. Hilang dan timbul," ungkapnya lirih.

Marquez mengakui bahwa ia sudah merasakan ada yang tidak beres dengan tubuhnya sejak lama.

"Ya, saya mengerti apa yang terjadi pada diri saya. Anda tidak bisa mengendarai motor dengan kondisi seperti ini. Hilang dan timbul kekuatannya."

"Saya tahu ini terjadi. Itulah mengapa operasi sebenarnya sudah dijadwalkan setelah GP Catalunya nanti. Saya membalap hanya dengan satu setengah lengan," katanya.

Luka dari Mandalika

Penyebab dari penderitaan Marquez ternyata berakar dari kecelakaan fatal di Indonesia pada musim 2025 lalu.

Kala itu, ia bersenggolan dengan Marco Bezzecchi di lap pembuka. Benturan tersebut rupanya merusak struktur medis yang ada di tubuhnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini