TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, gagal memperpanjang rekor unbeaten alias catatan tidak pernah kalah mereka di Malaysia Masters 2026.
Sebelumnya, Leo/Daniel mencatatkan rekor sempurna saat menjuarai Thailand Open 2026. Mereka selalu menang dua gim di setiap pertandingan.
Gelar juara Thailand Open 2026 berhasil mereka raih usai menumbangkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-12 dan 25-23 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2026).
Selepas juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat karena langsung tampil di Malaysia Masters 2026.
Hasilnya, langkah Leo/Daniel langsung terhenti di babak 32 besar Malaysia Masters 2026, Rabu (20/5/2026).
Bertempat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Leo/Daniel kalah dari pasangan China, Hu Kaiyuan/Lin Xiangyi, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-13, dan 15-21.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri catatan kemenangan beruntun Leo/Daniel yang sebelumnya tampil sempurna di Thailand Open 2026.
Baca juga: Update Hasil Malaysia Masters 2026: Kejutan Ubed, Kebalikan Nasib Leo/Daniel
Omongan Chafidz Yusuf Terbukti
Sebelumnya, Leo/Daniel sebenarnya sudah mendapat peringatan dari asisten pelatih utama ganda putra Pelatnas Indonesia, Chafidz Yusuf.
Peringatan itu berkaitan dengan pentingnya menjaga konsistensi permainan setelah mereka sukses menjuarai Thailand Open 2026.
Chafidz mengatakan bahwa penampilan Leo/Daniel saat ini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya, terutama dalam hal komunikasi dan kerja sama di lapangan.
Karena memang, sebelumnya Leo/Daniel sudah pernah menjadi pasangan.
Namun setelah tampil di Indonesia Open 2024, Leo/Daniel dipisah.
Leo dipasangkan dengan Bagas Maulana, sedangkan Daniel Muhammad Shohibul Fikri.
Setelah kembali dipasangkan, Leo/Daniel secara mengejutkan langsung berhasil meraih gelar juara Thailand Open 2026.
"Yang menjadi masalah kita semua saat ini adalah menjaga konsistensi. Ini juga akan berlaku untuk Leo/Daniel karena kejuaraan-kejuaraan berikutnya kadang lebih berat dan kami tidak mau melihat dari satu kejuaraan saja. Dari teknis pasti power, speed harus ditingkatkan, tapi yang terpenting bagaimana bisa konsisten untuk selalu berprestasi," kata Chafidz, dikutip dari Djarum Badminton, Senin (18/5/2026).
Baca tanpa iklan