Daftar Pertarungan di Kejuaraan Tinju Pattimura International Big Fight 2026
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejuaraan tinju amatir dan profesional (Ampro) bertajuk “Pattimura International Big Fight 2026” siap digelar di Studio TVRI Pusat pada Jumat (29/5/2026).
Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209, dengan menghadirkan empat partai profesional dan empat partai amatir.
Meski masih berstatus non-gelar (non-title), penyelenggara memastikan turnamen ini menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali gairah olahraga tinju di Indonesia.
Promotor utama, Nikolas Johan Kilikily, mengatakan persiapan kejuaraan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat karena menyesuaikan momentum peringatan Hari Pattimura.
Kondisi tersebut membuat pihaknya belum dapat menghadirkan pertarungan perebutan sabuk juara.
“Ini memang baru pemanasan karena masih non-title. Namun, kami berharap event ini bisa memberikan semangat kepada petinju-petinju Indonesia dan membangkitkan kembali gairah tinju nasional,” ujar Nikolas dalam konferensi pers di Kantor Pusat TVRI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Ia juga menegaskan ambisi penyelenggara untuk meningkatkan level kompetisi pada edisi berikutnya.
Nikolas menargetkan Pattimura International Big Fight tahun depan dapat menghadirkan pertarungan bertaraf internasional dengan perebutan sabuk minimal level OPBF atau IBO.
Terkait kualitas pertandingan, Nikolas memastikan proses seleksi petinju dilakukan secara ketat.
Menurutnya, Thailand dipilih sebagai lawan Indonesia karena memiliki kesiapan terbaik dalam waktu yang terbatas.
“Kami menghadirkan petinju-petinju berkualitas dari Thailand, termasuk juara nasional mereka. Indonesia juga menurunkan petinju terbaik. Jadi, kami optimistis pertandingan ini akan menyajikan kualitas teknik yang baik dan menghibur penonton,” katanya.
Sementara itu, Pembina Promotor, Letkol Inf (Purn) G. Borlak, berharap event perdana ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para petinju Indonesia untuk terus berkembang dan tidak kehilangan motivasi.
Ia juga mendorong pemerintah agar memberikan perhatian lebih terhadap ekosistem tinju nasional, mulai dari pembinaan di tingkat sasana hingga dukungan menuju kompetisi nasional dan internasional.
Baca tanpa iklan