TRIBUNNEWS.COM - 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 hari ini jadi panggung pembuktian tiga wakil Indonesia setelah pekan lalu merampungkan turnamen di Negeri Singa, Selasa (2/6/2026).
Bertempat di Istora Senayan, Jakarta, ada andalan Indonesia seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, hingga tumpuan tunggal putri Putri Kusuma Wardani bersiap unjuk gigi di hadapan publik sendiri.
Bagi Jonatan, Putri KW, dan Alwi, laga di babak 32 besar ini memikul narasi yang sangat krusial: pembuktian dan penebusan dosa dari turnamen pekan lalu.
Misi Penebusan Duka Singapura untuk Jojo dan Putri KW
Tanpa mengecilkan perjuangan wakil Indonesia lainnya, sorotan tajam pekan ini mengarah pada Jojo dan Putri KW.
Kedua pemain ini datang ke Istora dengan membawa modal rapor merah dari ajang Singapore Open 2026 yang bergulir pekan lalu.
Jojo di turnamen berlevel Super 750 tersebut langsung rontok di babak pertama. Langkahnya dihentikan secara prematur oleh tunggal putra India, Prannoy H.S.
Kini, bermain di kandang sendiri, momentum kebangkitan bagi pemain kelahiran 1997 tersebut.
Di atas kertas, Jojo mendapatkan hasil undian yang cukup menguntungkan. Ia ditantang oleh wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh.
Mengingat Jojo unggul jauh dari segi peringkat maupun rekor pertemuan, laga ini wajib dikonversikan menjadi kemenangan.
Sama dengan Putri KW. Pekan lalu ia langsung kandas di babak 32 besar setelah tak berkutik di hadapan tunggal putri India, Pusarla V. Sindhu.
Beruntung, di Polytron Indonesia Open 2026 terhindar dari kepungan pemain elite dunia di babak awal.
Srikandi asal Tangerang ini dijadwalkan bersua dengan utusan Taiwan, Sung Shuo Yun.
Baca juga: 4 Serba-Serbi Polytron Indonesia Open 2026: Dari Absennya Ginting Hingga Kutukan Istora
Putri memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi berkat dominasi rekor pertemuan atas Sung.
Terlebih lagi, ada bekal manis yakni menumbangkan pemain Taiwan tersebut pada ajang Indonesia Masters 2026 awal tahun lalu.
Ujian Konsistensi Alwi Farhan
Jika Jojo dan Putri KW mencari jalan penebusan, cerita berbeda justru datang dari pemain asal Solo, Alwi Farhan.
Baca tanpa iklan