News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Leo/Daniel Pulang Duluan di Polytron Indonesia Open 2026, Skenario All Indonesian Final Tamat

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MOHON MAAF - Kapten Tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah langkah tim Thomas Indonesia terhenti pada fase grup Thomas & Uber Cup Finals 2026 di Horsens, Denmark. Rusaknya skenario All Indonesian Final. dok: PBSI

TRIBUNNEWS.COMĀ - Asa untuk menyaksikan laga All Indonesian Final di sektor ganda putra pada ajang Polytron Indonesia Open 2026 dipastikan kandas.

Kepastian pahit ini terjadi setelah pasangan Leo Carnando/Daniel Marthin langsung angkat koper pada babak pertama kemarin Selasa (2/6/2026).

Reuni Leo/Daniel yang sempat berbuah gelar juara di Thailand Open 2026 beberapa waktu lalu, kini justru mengalami tren minor.

Momentum kebangkitan di Negeri Gajah Putih gagal berlanjut ke turnamen BWF World Tour lainnya.

Terbukti, performa mereka merosot tajam saat melakoni Malaysia Masters 2026 dan berlanjut di rumah sendiri, Indonesia Open 2026. Leo/Daniel langsung tersisih di laga pertama.

lihat foto LEO/DANIEL - Pebulu Tangkis Ganda Putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melawan perwakilan dari Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzudidn bertanding pada babak 16 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024). Tribunnews/Jeprima

Kekalahan cepat Leo/Daniel otomatis membuyarkan skenario final sesama wakil Indonesia.

Pasalnya, The Babies merupakan satu-satunya ganda putra tuan rumah yang menghuni paruh bagan atas drawing.

Menjaga Asa di Bagan Bawah

Sementara itu, lima wakil Merah-Putih lainnya menumpuk di paruh bagan bawah dan baru akan berlaga hari ini, Rabu (3/6/2026), termasuk pasangan Fajar Alfian/Shohibul Fikri.

Secara matematis, menumpuknya lima wakil di bagan bawah berpotensi melahirkan rentetan perang saudara yang bisa mengamankan tiket final.

Namun, publik tentu tidak boleh jemawa. Bayang-bayang inkonsistensi performa di hadapan publik sendiri kerap menjadi momok menakutkan bagi skuad Garuda.

Kendati demikian, menarik untuk membedah rute dan potensi derbi Merah-Putih yang tersisa di paruh bagan bawah.

Baca juga: Jadwal Badminton Polytron Indonesia Open 2026 Hari Ini: Fajar/Fikri hingga Raymond/Joaquin Beraksi

Rute Skenario Bagan Bawah Ganda Putra Indonesia

Skenario pertama dimulai dari Sabar Karyaman/Reza Pahlevi. Di babak pertama, mereka ditantang pasangan non-unggulan asal Amerika Serikat, Chen Zhi Yi/Presley Smith.

Di atas kertas, Sabar/Reza diunggulkan menang. Jika lolos ke babak 16 besar, mereka akan bersua pemenang antara Ty Lindeman/Kevin Lee (Kanada) atau Huang Di/Liu Yang (China) demi mengamankan tiket perempat final.

Kelolosan Sabar/Reza diharapkan mampu diikuti kompatriotnya di petak bagan yang sama.

Ali Faathir/Devin Artha dijadwalkan bersua Zhi Wei He/Huang Jui-Hsuan (Taiwan), sedangkan Fajar/Fikri harus meladeni ketangguhan Chen Bo Yang/Liu Yi (China).

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini