Pengalaman berkompetisi di level internasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk melangkah menuju jenjang profesional.
"Kalau nantinya mereka melanjutkan karier sebagai atlet profesional, mereka sudah memiliki level yang sama dengan atlet-atlet yang akan mereka temui di dunia golf profesional. Kami harap dengan pengalaman tampil di MCGJWC tahun ini mereka bisa lebih berprestasi dan meningkatkan level of skill di skala internasional,” tambah Nararya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan karier atlet muda, para juara kompetisi individu kembali memperoleh kesempatan eksklusif untuk tampil di turnamen profesional.
Juara putra akan mendapatkan tiket menuju Ciputra Golfpreneur Tournament (Asian Development Tour) 2026, sementara juara putri akan berlaga di Indonesia Women’s Open 2027 (KLPGA Dream Tour).
Tahun ini peserta datang dari 29 negara, mulai dari Australia, Jepang, Korea Selatan, Inggris, hingga Uni Emirat Arab.
Kehadiran para atlet dari berbagai belahan dunia diharapkan mampu memberikan pengalaman kompetitif yang berharga bagi para pegolf muda Indonesia.
General Manager APGC, Nick Shan, menilai MCGJWC telah berkembang menjadi salah satu contoh penyelenggaraan turnamen golf junior terbaik di kawasan Asia Pasifik.
"Jumlah pemain yang datang dari berbagai negara sangat luar biasa dan ini merupakan contoh ajang internasional golf junior yang patut diselenggarakan di seluruh Asia Pasifik. MCGJWC telah menjadi tolok ukur bagi banyak negara," ujar Nick.
Baca tanpa iklan