News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Rapor Merah Leo/Daniel Berlanjut, Macau Open 2026 Panggung Balas Dendam The Babbies

Penulis: Niken Thalia
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEJUARAAN BULU TANGKIS - Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses meraih gelar juara Thailand Open 2026 setelah menumbangkan pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-12, 25-23 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (17/5/2026). Sorotan rapor merah Leo/Daniel. (Foto Arsip Mei 2026).

Ringkasan Berita:

  • Leo/Daniel tersingkir di babak 16 besar Australia Open 2026 setelah kalah dari pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang
  • Kekalahan ini memperpanjang tren negatif performa Leo/Daniel yang terus menurun setelah menjuarai Thailand Open 2026
  • Leo/Daniel selanjutnya akan berlaga di Macau Open 2026 demi memperbaiki rapor

TRIBUNNEWS.COM - Rapor merah sektor ganda putra Indonesia belum menemui titik terang. Leo Carnando/Daniel Marthin, kembali menelan pil pahit di ajang Australia Open 2026.

Langkah ganda putra yang dijuluki The Babbies ini resmi terhenti di babak 16 besar setelah tumbang dari wakil China, Kamis (11/6/2026).

Bertanding di Quaycentre, Sydney, Australia, Leo/Daniel tidak mampu membendung determinasi Liang Wei Keng/Wang Chang (China). Lewat duel selama 37 menit, Leo/Daniel akhirnya menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21, 18-21.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang tren negatif performa mereka dalam beberapa turnamen terakhir. Macau Open 2026 wajib jadi ajang balas dendam.

Kehilangan Momentum Setelah Berjaya di Thailand

Jika kilas balik ke belakang, performa Leo/Daniel sebenarnya sempat menjanjikan.

Mereka sempat memberi harapan bagi Badminton Lovers tanah air saat berhasil mengamankan gelar juara di Thailand Open 2026 pada Mei lalu.

Di Negeri Gajah Putih tersebut, Leo/Daniel sukses naik ke podium tertinggi turnamen berlevel Super 500.

Catatan Perjalanan Leo/Daniel Pasca-Juara:

  • Thailand Open 2026: Juara (Podium Tertinggi)
  • Malaysia Masters 2026: Tersingkir di Babak 32 Besar
  • Indonesia Open 2026: Tersingkir di Babak 32 Besar
  • Australia Open 2026: Tersingkir di Babak 16 Besar

Baca juga: Australia Open 2026: Rehan/Gloria Akhirnya Kembali ke Perempat Final Setelah 11 Bulan Menanti

Sayangnya, euforia di Thailand langsung menguap tanpa bekas. Momentum emas itu gagal dipertahankan saat mereka melanjutkan kiprah di kalender BWF World Tour 2026.

Sehabis merajai Thailand, grafik permainan mereka justru menukik tajam.

Leo/Daniel langsung rontok di babak awal (32 besar) secara beruntun pada ajang Malaysia Masters 2026 dan turnamen rumah sendiri, Indonesia Open 2026, sebelum akhirnya mentok di 16 besar Australia Open pekan ini.

Riwayat "Rujuk" yang Belum Menemukan Konsistensi

Menurunnya performa ini memicu pertanyaan besar mengenai progres panjang Leo/Daniel.

Perlu diketahui bahwa Leo/Daniel merupakan duet yang dibesarkan bersama sejak level junior.

Namun, demi penyegaran dan strategi taktis, tim pelatih sempat memisahkan mereka dalam proyek perombakan besar-besaran sektor ganda putra pada tahun 2024 lalu.

Setelah bereksperimen dengan pasangan baru masing-masing, tim pelatih menilai bahwa perubahan tersebut tidak memberikan hasil positif yang signifikan.

lihat foto MELAJU KE SEMIFINAL - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil melangkah ke babak semifinal Thailand Open 2026 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan skor 21-16, 21-15 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Jumat (15/5/2026).

Alhasil, keputusan besar diambil pada awal tahun 2026 ini untuk menyatukan kembali duet maut ini.

Awal dari periode "rujuk" ini sejatinya berujung indah dengan raihan gelar di Thailand.

Tapi jika melihat rentetan hasil minor setelahnya, jelas terlihat bahwa belum ada progres yang konsisten dari permainan mereka.

Menatap Macau Open: Momentum Wajib Bangkit

Kegagalan di Sydney ini harus segera dilupakan. Tim pelatih dan Leo/Daniel harus langsung mengalihkan fokus mereka ke turnamen berikutnya, yaitu Macau Open 2026.

Turnamen ini akan menjadi ujian sekaligus pembuktian apakah mereka mampu keluar dari tekanan rapor merah ini.

Di atas kertas, Macau Open 2026 memiliki level turnamen yang lebih rendah, yakni Super 300.

Jika dibandingkan dengan rentetan turnamen berat yang mereka lalui sebelumnya.

Penurunan level turnamen ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh Leo/Daniel untuk memulihkan konsistensi permainan mereka di atas lapangan.

Pencinta bulu tangkis Indonesia tentu berharap petualangan di Macau nanti tidak sekadar menjadi pelipur lara.

Diharapkan Leo/Daniel bisa kembali bersaing di jajaran elite ganda putra dunia.

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini