Kanyarak dipastikan mendapat kesempatan tampil pada Indonesia Women's Open 2027, sementara Parin menerima undangan untuk berkompetisi di Chichibu Open Tournament 2026 yang merupakan bagian dari Asian Development Tour.
“Kami berharap kesempatan ini menjadi milestone penting dalam perjalanan mereka menuju level profesional,” harapnya.
Lebih lanjut, Nararya menegaskan bahwa MCGJWC tidak hanya berbicara soal kemenangan dan hasil akhir, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, pengembangan karakter, dan memperluas persahabatan antarpegolf muda dari berbagai negara.
“Golf lebih dari sekadar skor dan hasil. Golf adalah tentang belajar, berkembang, menjalin persahabatan, dan menciptakan kenangan yang akan dibawa sepanjang hidup," ujarnya.
Nararya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan turnamen, termasuk Bank Mandiri selaku title sponsor, Damai Indah Golf, Persatuan Golf Indonesia (PGI), serta Asia-Pacific Golf Confederation (APGC).
Menurutnya, dukungan APGC yang memberikan status resmi kepada turnamen menjadi babak baru dalam perkembangan MCGJWC sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi pegolf junior di kawasan Asia dan dunia.
"Kemitraan penting ini menandai babak baru dalam perkembangan turnamen kami dan memberikan peluang yang lebih besar bagi para pegolf junior di kawasan ini dan sekitarnya,” pungkasnya.
Baca tanpa iklan