TRIBUNNEWS.COM, DOHA - Bagi seorang Tadanari Lee, pertandingan final Piala Asia 2011 mungkin menjadi salah satu laga yang akan sulit dilupakan. Pasalnya, gol semata wayang Lee pada masa perpanjangan waktu sukses menghadiahi Jepang trofi juara Piala Asia 2011 untuk keempat kalinya.
Tendangan indah Lee setelah menerima umpan Yuki Nagamoto membuatnya bagai terbang di awang-awang. "Perasaanku luar biasa. Aku berhasil mencetak gol penentu. Itu membuat aku sangat bahagia," jelas Lee.
Mental pemenang juga patut disematkan kepadanya. Itu karena Lee hanya bermain dua kali pada kejuaraan tertinggi di Benua Asia itu, termasuk di partai final. Namun, Lee mengaku tetap setia menanti pelatih Alberto Zaccheroni memberikan kepercayaannya tampil.
"Aku tidak bermain dalam waktu cukup lama (setelah laga perdana kontra Yordania). Tetapi aku selalu sabar dan percaya kesempatan akan datang menghampiri," lanjut pemain klub Sanfrecce Hiroshima itu.
"Aku terus berkata kepada diri sendiri bahwa aku akan menjadi pahlawan kemenangan. Perkataan tersebut selalu hadir sebelum aku masuk ke lapangan," pungkas pemain berdarah Korea-Jepang itu.(Okky)
Lee: Aku Tahu Akan Jadi Pahlawan Jepang
Editor: Juang Naibaho
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan