TRIBUNNEWS.COM - FIFA resmi merilis daftar wasit yang akan bertugas di Piala Dunia mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sebanyak 52 wasit utama, 88 asisten wasit, dan 30 petugas VAR dengan total 170 wasit. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan edisi sebelumnya di Qatar.
Hal itu menyusul perubahan format Piala Dunia yang diikuti oleh 48 negara untuk pertama kalinya.
Di Qatar, ada sebanyak 129 wasit yang terlibat. Terdiri dari 36 wasit utama, 69 asisten wasit, dan 24 petugas VAR.
Di antara daftar wasit di atas, ada masing-masing tiga wasit wanita yang bertugas sebagai yang utama dan asisten di pinggir lapangan.
Sedangkan tahun ini, terdapat enam wasit wanita yang akan akan melanjutkan tren tersebut.
"Piala Dunia FIFA tahun ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah, dengan 48 tim peserta dan 104 pertandingan yang akan digelar di wilayah geografis terluas dalam sejarah turnamen ini," ucap Kepala Petugas Perwasitan FIFA. Pierluigi Collina, dilansir dari laman FIFA.
"Ini akan menjadi tim satu FIFA terbesar yang pernah ada, dengan 41 wasit lebih banyak daripada di Qatar tahun 2024."
"Para petugas pertandingan (wasit) yang terpilih adalah yang terbaik di dunia. Mereka merupakan bagian dari kelompok petugas yang lebih luas yang telah diidentifikasi dan dipantau selama tiga tahun terakhir," jelasnya.
Itu artinya, dari sejumlah nama diatas dipantau langsung setelah gelaran Piala Dunia 2024.
Selama gelaran Piala Dunia 2026, para pengadil lapangan akan berlatih setiap hari, dengan sesi pelatihan yang melibatkan partisipasi pemain lokal.
Hal itu ditujukan agar kondisi para wasit dapat bugar dan sepenuhnya siap untuk memimpin pertandingan.
Selain materi fisik, mereka juga akan dibekali dengan seminar, lokakarya, pemantauan secara bertahan, fisioterapis, hingga berbagai dukungan komprehensif lainnya guna mendukung kinerja.
"Seperti gelaran sebelumnya, analisis pertandingan kami akan memberikan semua informasi yang dibutuhkan wasit untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan mereka," lanjut Collina.
Baca tanpa iklan