Laporan Wartawan Tribun Deodatus S. Pradipto
TRIBUNNEWS.COM - Menjadi manajer klub sebesar Chelsea tentu menghadirkan tekanan yang begitu besar, baik dari penggemar maupun Roman Abramovich yang terkenal gemar terlalu mudah memecat manajer.
Namun, manajer Chelsea, Roberto Di Matteo mengaku tidak merasa tertekan dibandingkan ketika pertama kali menukangi The Blues sebagai caretaker, Maret lalu.
Banyak pihak yang menilai Roberto Di Matteo tidak pantas diangkat sebagai manajer tetap oleh bos Chelsea, Roman Abramovich.
Pengangkatan Di Matteo sebagai manajer tetap disebut-sebut hanya sebagai alternatif setelah Abramovich gagal mendapatkan target utama, Pep Guardiola.
Masa kerja Di Matteo selama dua setengah bulan sebagai caretaker dinilai tidak cukup. Musim 2012/13 baru bergulir, Roberto Di Matteo disebut-sebut sebagai manajer pertama Premier League yang akan dipecat musim ini.
“Tekanan selalu ada, baik Anda ditunjuk secara permanen maupun tidak. Ketika anda harus memimpin sebuah klub seperti ini, Anda tahu ini adalah pekerjaan yang memiliki tekanan tinggi,” ujar pria 42 tahun itu.
Baca tanpa iklan