TRIBUNNEWS.COM – Liga Primer Inggris kembali gempar. Derby dua tim ibukota Inggris yang sama-sama bermarkas di jantung Kota London bakal terhampar. Arsenal dan Chelsea akan membuat perhitungan di Emirates Stadium, Sabtu (29/9/2012) malam, untuk membuktikan siapa yang lebih sangar.
Kedua tim merupakan kandidat kuat peraih trofi Liga Primer musim ini, merujuk pada penampilan mereka di awal musim. Sejauh ini, dua rival sekota sama-sama memegang rekor sebagai tim yang belum terkalahkan.
Hanya saja, Chelsea menempati posisi yang lebih baik di klasemen sementara, dengan duduk di peringkat pertama dengan koleksi 13 angka. Adapun Arsenal masih tertinggal empat angka dari sang rival dengan menempati urutan kelima.
Merujuk pada grafik penampilan, duel Arsenal dan Chelsea menjanjikan pertandingan menarik. Kedua tim termasuk sebagai tim yang gawangnya paling sulit dijebol. Hingga lima laga terakhir, baru dua kali mereka kebobolan.
Arsenal dan Chelsea juga memiliki jumlah gol yang sama ke gawang lawan, yaitu sembilan gol. Jadi dua tim London itu memiliki kekuatan yang kurang lebih sama.
Namun demikian Olivier Giroud tidak ingin timnya terlena. Giroud menganggap partai tersebut akan menjadi tantangan terbesar skuad Arsene Wenger meski Arsenal terkenal sangat produktif dengan catatan mencetak 17 gol di tujuh partai awal musim ini.
"Awal musim ini sangat positif, kami harus mempertahankannya. Saya merasa para pemain sangat tenang dan tidak terlena. Kami tahu ini baru awal musim dan di sepakbola segalanya berlangsung dengan cepat," kata Giroud dalam situs resmi Arsenal, Jumat (28/9/2012).
Penyerang asal Perancis itu menyebut Chelsea adalah tim besar. Namun Arsenal juga tak kalah besar. Menurutnya performa bagus ketika melawan Manchester City akan jadi modal berharga untuk melawan The Blues.
"Akan menarik melihat bagaimana tim ini mengatasi Chelsea. Kami berharap bisa melanjutkan kegemilangan ini, tetap tak terkalahkan dan menipiskan jarak kami dengan mereka menjadi satu poin saja," tutur Giroud.
Derby ini bagi Chelsea tidak hanya sekadar untuk mempertahankan martabat sebagai tim penguasa ibukota. Lebih dari itu ini adalah ujian berat pertama yang akan mereka hadapi dengan melawan salah satu tim penantang juara.
Faktanya meski Chelsea belum terkalahkan namun kemenangan-kemenangan itu baru diraih atas tim-tim papan tengah. Mereka menang atas Wigan Athletic, Reading, Newcastle United, dan Stoke City. Melawan QPR meraih hasil seri.
Sementara Arsenal sudah menekuk Liverpool 2-0 di Anfield dan menahan Manchester City 1-1 di Etihad Stadium. The Gunners juga membantai Southampton 6-1. Selebihnya dua kali ditahan kacamata oleh Stoke City dan Sunderland.
"Ini adalah game besar perdana yang akan paling aktual di musim ini. Performa dan kualitas akan dilihat. Kami mengetahui itu. Kami harus menunjukkan kepada semua orang bahwa kami bisa menghadapi laga besar seperti ini," kata bek Chelsea Branislav Ivanovic.
Pasukan The Blues di bawah arahan Roberto Di Matteo memang belum benar-benar teruji saat melawan tim kuat. Di luar kompetisi domestik, Chelsea hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Juventus pada laga perdana Liga Champions dua pekan lalu.
Secara khusus pertandingan ini juga akan menguji kemampuan Di Matteo menghandle tim besar di kompetisi domestik Inggris setelah musim lalu dia berhasil jadi aktor di balik layar sukses Chelsea menjuarai Champions.
Baca tanpa iklan