News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nasib Tragis Pemain Asing Persis Solo

Dibayar Separuh Saja Sebenarnya Diego Mau, Tapi Tak Dikasih

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah teman menangis tersedu-sedu saat memberikan penghormatan terakhir bagi mantan striker Persis Solo PT LI, Diego Mendieta yang meninggal karena sakit, Rabu (5/12/2012). Jenazah Diego disemayamkan di rumah duka Tiong Ting di Jalan Kolonel Sutarto, Jebres, Solo sebelum diberangkatkan ke Paraguay. TRIBUN JOGJA/Ikrob Didik Irawan

TRIBUNNEWS.COM – Jenazah mantan striker Persis Solo PT Liga Indonesia Diego Mendieta kemarin dipulangkan ke negara asalnya Paraguay. Agen Diego dari PT Javindo, Theodora Wulansari menuturkan, dari bandara Adi Soemarmo jenazah Diego diterbangkan menuju Jakarta. Setiba di Jakarta, jenazah Diego yang meninggal pada Senin lalu akan disemayamkan di Bandara Soekarno-Hatta untuk menunggu jadwal penerbangan.

Saat di Jakarta, petugas Kedutaan Besar Paraguay akan mengurus kepulangan jenazah Diego. “Nanti akan transit dibeberapa negara. Mungkin dua hari baru sampai Paraguay,” katanya, Rabu (5/12/2012).

Beberapa teman senegara Diego yang sama-sama menjadi pemain sepak bola turut setia menemani. Satu di antaranya adalah Richard Careces mantan pemain Persiba Balikpapan. Sejak di rumah sakit hingga di Tiong Ting, ia selalu mengikuti jenazah. “Saya sangat sedih atas meninggalnya Diego. Gaji saya juga belum dilunasi. Semoga peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bagi sepak bola Indonesia,” katanya.

Careces mengaku sering melakukan kontak dengan Diego baik lewat telepon maupun SMS. Dalam perbincangan itu, Diego mengaku sangat ingin pulang karena sudah sangat rindu berat dengan anak istri. Namun Diego enggan pulang sebelum gajinya sebagai pemain dibayar. “Dibayar separuh saja sebenarnya dia mau, tapi tak dikasih. Dia malu kalau pulang tak bawa uang,” katanya lagi.

Sejak keluar masuk rumah sakit karena memikirkan gaji yang tak kunjung dibayarkan oleh klub, para pemain Paraguay di Indonesia selalu memberikan sumbangan pada Diego. Sumbangan digunakan untuk biaya rumah sakit dan kebutuhan hidup sehari-hari.

“Harus ada perbaikan di sepak bola Indonesia. Saya tak tahu apa setelah peristiwa ini para pemain Paraguay masih mau lagi bermain di Indonesia atau tidak,” ujar Careces.

Koran Futuristik dan Elegan: Klik Tribun Jakarta Digital Newspaper

Berita Terkait: Nasib Tragis Pemain Asing Persis Solo

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini