Live On SCTV
Kamis (3/4) Pukul 01.45 WIB
TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Juergen Klopp dikenal sebagai pelatih cerdas. Ia pandai memainkan kata-kata. Orasinya di kamar ganti kerap membakar semangat para pemain Borussia Dortmund. Komentarnya jelang pertandingan juga seringkali enak dikutip, sekaligus membuat merah telinga calon lawan.
Saat melawan Arsenal di penyisihan Grup F Liga Champions akhir tahun lalu misalnya, dengan anggun ia menyebut timnya adalah aliran musik heavy metal, sedang Arsenal adalah musik klasik. Musik klasik, kata Klopp, akan berantakan diobrak-abik energi metal yang galak, bertenaga, dan brutal.
Tapi saat pasukan Dortmund bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu di Madrid pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, Kamis (3/4) ini, Klopp seperti mati kutu. Ia dengan terus terang menyatakan Real Madrid kali ini jauh lebih dijagokan ketimbang timnya.
Kemana segala kata-kata dari Klopp yang kerap membakar itu? Kemana segala amunisi perang urat syaraf yang biasa dilontarkan, hingga ia disebut sebagai pelatih gila oleh penyerang Arsenal, Lukas Podolski?
Klopp mati kutu lantaran pasukannya datang ke Bernabeu dengan compang-camping. Sejumlah pemain pilarnya tak bisa diturunkan di laga krusial ini. Jakub Blaszczykowski dan Neven Subotic harus absen hingga akhir musim, sementara gelandang bertahan andalan mereka Ilkay Guendogan belum juga sembuh dari cedera berkepanjangan.
Tapi yang jadi pukulan telak adalah absennya Robert Lewandowski karena akumulasi kartu. Padahal, penyerang inilah yang melesakkan empat gol ke gawang Real Madrid di Signal Iduna Park, musim lalu. Bomber asal Polandia ini juga adalah top skor Dortmund di Liga Champions dengan koleksi enam gol dari delapan laga.
"Real Madrid jelas lebih difavoritkan kali ini. Mereka membeli pemain bagus seperti Gareth Bale dan Isco. Mereka kuat di semua area dan tim yang komplet. Sementara kami mengalami badai cedera. Tidak ada yang meragukan kami adalah underdog," ujar Klopp seperti dilansir Marca.
Laga ini merupakan ulangan dari empat pertemuan musim lalu, dua kali di penyisihan grup D, dan dua kali di semifinal. Pada babak penyisihan grup, Dortmund mengalahkan Madrid 2-1 di Signal Iduna Park dan sukses menahan imbang 2-2 El Real di Santiago Bernabeu. Sementara pada babak semifinal, Dortmund meraih tiket final setelah menyingkirkan Madrid dengan unggul agregat 4-3.
Namun dalam semusim ini banyak terjadi perubahan di kedua tim. Madrid melakukan sedikit perubahan sejak kegagalan meraih gelar di berbagai ajang pada musim 2012-2013. Mesut Ozil yang kerap tampil sebagai starter telah pergi ke Arsenal. Demikian juga Gonzalo Higuain, Raul Albiol, dan Jose Maria Callejon.
Sebagai gantinya, Los Blancos mendatangkan pemain termahal dunia, Gareth Bale dari Tottenham Hotspur dengan harga 91 juta euro. Kemudian, sederet pemain muda berbakat seperti Asier Illarramendi, Isco, Daniel Carvajal dan Casemiro.
Die Borussen juga mengalami sedikit perubahan. Selain absennya empat pemain pilar karena cedera dan hukuman akumulasi kartu, kali ini mereka juga tak diperkuat Mario Gotze yang hengkang ke Bayern Muenchen.
Di laga kali ini, Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti kemungkinan besar akan memainkan delapan pemain dari starting eleven yang turun di laga melawan Dortmund pada musim lalu. Termasuk, Cristiano Ronaldo yang akan jadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Die Borussen.
Dalam empat pertemuan sebelumnya, CR7 telah mencetak dua gol ke gawang Dortmund yang dikawal Roman Weidenfeller. Pada musim ini, kapten tim nasional Portugal kembali menjadi ancaman. Tercatat, dia telah mencetak 13 gol dari tujuh penampilan di Liga Champions.
Kloop pun meminta kepada para pemain untuk mewaspadai pergerakan winger asal Portugal tersebut.
"Ronaldo merupakan pemain dengan kelasnya sendiri. Saya berpikir dia pribadi yang luar biasa dan dia seorang ambisius. Sebagai pemain, dia fantastis tetapi saya tidak ingin membandingkan dia dengan siapa pun. Itu hanya permainan untuk jurnalis," kata Klopp.
Baca tanpa iklan