"Kesuksesan dan ketenaran generasi pendahulu selalu menjadi inspirasi anak-anak yang sedang berlatih. Mereka yang memilih menekuni sepak bola sudah pasti bermimpi untuk menjadi kaya, terkenal, dan membawa keluarga mereka keluar dari wilayah favela dan jeratan kemiskinan," kata Clemens.
Karena itu, kata Clemens, banyak orang tua yang jeli melihat bakat anaknya, tak takut untuk berinvestasi. "Mereka rela menjual harta hanya agar anaknya bisa mendapat porsi latihan yang bagus di klub yang memiliki infrastruktur yang memadai dan agar mimpi itu bisa tercapai," katanya. (tribunnews/ytz)
Baca tanpa iklan