Sayangnya turnamen lebih banyak diperuntukkan untuk tim LSI. Tim DU baru satu kali mengikuti turnamen, yaitu Piala Kemerdekaan.
"Jika hanya turnamen saja yang terus-terusan dilaksanakan, bagaimana dengan nasib prestasi tim-tim di DU, Divisi Satu, Liga Nusantara dan lain-lain. Mereka juga membutuhkan ajang pertandingan untuk meningkatkan prestasi ke jenjang yang lebih tinggi. Itu semua bisa dilakukan hanya dengan mengikuti kompetisi resmi," terang Blitz.
Baca tanpa iklan