News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Indonesia

Ini yang Dilakukan Panpel Persija Mengatasi Perusuh di Stadion Patriot

Editor: Husein Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain Persija Jakarta saat memprotes wasit saat melawan Bali United pada laga lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/5/2017) pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 0-0. Super Ball/Feri Setiawan

Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya

TRIBUNNEWS.COM, CIKARANG - Persija Jakarta sedang mengalami nasib kurang beruntung di pekan ini.

Pasalnya, di saat Macan Kemayoran sedang dalam top performa, Bambang Pamungkas dkk harus terusir dari Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, yang merupakan home base Persija di Liga 1.

Persija pun sementara waktu pindah kandang ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, untuk menggelar pertandingan kontra Sriwijaya FC, Jumat (16/6/2017).

Kemungkinan besar perpindahan itu dikarenakan adanya kerusuhan yang terjadi saat Persija mengalahkan Perseru Serui dengan skor 3-0 di Stadion Patriot.

Kerusuhan oleh sekolompok orang itu terjadi pada babak pertama berakhir.

Mereka mencoba masuk secara paksa ke dalam Stadion Patriot dan akhirnya ricuh dengan pihak kepolisian.

Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan Persija, Arief Perdana Kusuma, mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya sudah mengetahui dengan adanya jebolan di setiap laga kandang Macan Kemayoran.

Pihak kepolisian pun kewalahan dengan banyaknya orang-orang tersebut yang mau mencoba masuk secara gratis.

"Emang di setiap pertandingan pada babak kedua itu pintu selalu jebol dan pihak keamanan kordinasi dengan panepl untuk membuka saja gerbangnya," kata Arief.

"Tetapi dibukanya itu juga dilihat sesusai kapasitas gedungnya dan gak bisa semuanya bisa masuk karena nanti bisa roboh itu stadion," sambungnya.

Arief juga cukup menyayangkan adanya sekolompok orang yang setiap laga kandang Persija berbuat keonaran.

Ketika ditanya apakah orang-orang itu The Jakmania, Arief mengatakan tidak.

Sebab, ada beberapa Kordinator Lapangan dari The Jakmania yang juga dilawan oleh mereka.

"Itu hanya segelintir orang saja dan itu bukan The Jakmania," kata Arief.

Pria berkacamata itu juga menambahkan sejauh ini sudah mengetahui siapa saja dalang-dalang pembuat keonaran di laga kandang Persija.

Nantinya mereka akan ditindak oleh pihak kepolisian dengan cara dirangkul tanpa diberikan kekerasan.

"Kami sudah identifikasi dan nantinya bagaimana caranya menghandel mereka akan tetap kita rangkul," kata Arief. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini