TRIBUNNEWS.COM - Piala Dunia 2026 akan berlangsung tak lebih dari 7 pekan lagi, tapi sejumlah pemain utama dari negara tertentu mengalami cedera.
Terbaru, bintang sekaligus kapten timnas Mesir, Mohamed Salah.
Bintang Liverpool itu ditarik keluar pada menit ke-60 saat menghadapi Crystal Palace di Anfield, Sabtu (25/4) malam.
Ia keluar lapangan sambil memegangi otot hamstring, dan sempat memberikan tepuk tangan saat hendak meninggalkan lapangan.
Sebuah gestur yang mengkhawatirkan, apakah itu akan menjadi laga pamungkas Mo Salah di Anfield musim ini dan menutup kisahnya dengan tidak sempurna karena cedera?
Untuk diketahui, tahun ini akan menjadi musim terakhir Mo Salah dengan Liverpool.
Pelatih Liverpool, Arne Slot belum dapat memberikan informasi terbaru usai pertandingan tentang kondisi Mo Salah, dan seberapa parah tingkat cedera yang dia alami.
Pemain berusia 33 tahun itu, akan menjalani pemindaian terlebih dahulu sebelum nantinya mendapat tindakan medis.
"Kita belum tahu, itu jawaban terbaik yang bisa saya berikan," ucap Arne Slotusai pertandingan, dikutip dari Click Liverpool.
"Kita memang tidak tahu pasti, tetapi yang kita tahu adalah musim ini akan berakhir dalam empat minggu, jadi tidak banyak pertandingan yang dia mainkan."
"Kita harus menunggu dan melihat bagaimana kondisi cederanya dan apakah dia mampu kembali bermain," sambungnya.
Jika Mo Salah mengalami cedera hamstring, masa pemulihannya akan bergantung pada seberapa parah dan posisi otot mana yang mengalami cedera.
Menurut dokter spesialis Olahraga asal Miami, Florida, Amerika Serikat, Jesse Morse, M.D, waktu minimal untuk menjalani pemulihan cedera hamstring adalah dua minggu sampai 8 minggu jika cederanya tergolong sedang.
Setidaknya ada tiga tingkatan waktu pemulihan. Satu sampai tiga minggu untuk kategori ringan karena menimbulkan rasa tidak nyaman, pembengkakan, dan penurunan kekuatan.
Baca tanpa iklan