News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Indonesia

Cerita Alfin Tuasalamony Dikejar Penonton di Negeri Orang

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bek timnas U-23, Alfin Tuasalamony merayakan gol.

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, RM Resha AU

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Tak hanya bakat, Alfin Tuasalamony juga mewarisi spirit dan mimpi ayahnya untuk menjadi pesepakbola nasional.

Alfin sudah menapak mimpinya, meski tak berjalan mulus seperti yang dia bayangkan.

Sejak kecil, Alfin sering bermain bersama teman satu kampungnya di Maluku.

Saat itu, pemain kelahiran 1992 itu tidak pernah memimpikan bermain di liga profesional hingga seorang pencari
bakat melihat talentanya.

Dari sana Alfin Tuasalamony masuk Deportivo Indonesia (SAD) dan pintu kariernya di sepak bola mulai terbuka. Alfin sempat juga merasakan didikan sepak bola Eropa.

Baca: Striker Muda Sriwijaya FC Bertaruh di antara Pemain Hebat

Baca: PSMS Medan Bakal Kedatangan 2 Pemain Asing Pekan Ini

Baca: Nasib Pemain Seleksi Madura United Tunggu Pelatih Gomes de Olivera

Baca: Target Muluk Djanur untuk PSMS Medan di Liga 1

Baca: Suramadu Cup dan Piala Presiden Ajang Pemanasan Bagi Madura United

"Tepatnya di Uruguay, saya tiga tahun di sana," ujar Alfin kepada Sriwijaya Post.

Di sanalah, ia mengalami suka duka dan hal yang tak mengenakkan.

Saat itu, ia bersama 24 rekannya yang berasal dari Indonesia bertanding dalam liga resmi yang digelar di Kota Montevideo.

"Saat itu, kita menang lawan Rampla Junior 3-0. Malah kita  dikejar suporter dan pemain sana, mungkin ga terima ya," ungkap dia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini