News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga 1

Persib Vs Persipura: Robert Rene Alberts Datang, Umuh Muchtar Tenang

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, saat memimpin timnya pada laga melawan Borneo FC di Piala Indonesia 2018.

Karena itu, ucapnya, Robert Rene Alberts pun diberi kepercayaan penuh untuk menentukan skuat terbaik termasuk untuk "membuang" pemain yang tak masuk dalam rencananya. 

Hanya, ucapnya, perjuangan Persib Bandung untuk menjadi yang terbaik musim ini akan cukup terjal.

 

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. (Dokumen Tribun Jabar)

Beberapa pesaing di Liga 2019 sudah lebih dulu membuat persiapan yang matang.

Secara spesifik, Umuh Muchtar menyebut Persija Jakarta, Arema FC, dan PSM Makassar adalah lawan yang berat bagi Maung Bandung.

"Banyak, Persija, Arema, dan lainnya itu mah sekarang masih saingan, sama seperti Ujung Pandang (PSM)," ujar Umuh Muchtar di Hotel Savoy Homan, Sabtu (12/5/2019).

Secara rinci, Persija Jakarta adalah juara Liga 1 2018 sedangkan PSM Makassar yang ditinggalkan Robert Rene Alberts tampil sebagai runner up.

Lalu, Arema FC merupakan peraih trofi di turnamen pramusim, Piala Presiden 2019.

Ia berharap Robert Rene Alberts yang baru mengambil kursi pelatih mampu membuat Supardi cs lebih padu dan tangguh.

Selain itu, Umuh Muchtar berharap pemain Persib Bandung punya daya juang yang tinggi dan pantang menyerah hingga menit akhir laga.

 

Dalam partai semifinal leg kedua Liga Champions Liverpool vs Barcelona di Stadion Anfield, Rabu (8/5/2019) dinihari WIB, The Reds sanggup menggebuk Barcelona 4-0. (Twitter @LFC)

Ia mencontohkan come back yang dilakukan oleh Liverpool dan Totenham Hostspur di semifinal Liga Champions.

"Contoh Barca kemarin siapa sangka seperti itu, paling (kalah) 1-0 tapi itu ternyata bisa 4-0. Liverpool berjuang tidak capek dan tidak malas karena ada keinginan untuk menang. Kalau Ajax kemarin (kalah dari Totenham Hostspur) karena salah strategi," katanya.

Seperti diketahui, dua wakil Inggris yang tampil di partai final Liga Champions itu membuat kejutan karena bisa membalikkan situasi dan prediksi banyak orang.

Setelah kalah 0-3 di leg pertama semifinal Liga Champions, Liverpool sanggup menang menang 4-0 di leg kedua.

Begitu juga Totenham Hostspur, mampu membalikkan situasi setelah sempat ketinggalan agregat 0-3 saat melawan Ajax Amsterdam.



Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini