Pelatih yang akrab disapa Banur ini, kemenangan atas Bhayangkara FC membuka kans PSIS untuk bisa bercokol di posisi delapan klasemen akhir.
Di sisi lain, kemenangan akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pemain sebelum berlibur.
"Ini kesempatan terakhir kami untuk mengambil tiga poin supaya kami, anak-anak berlibur ke rumah masing-masing dengan capaian yang bagus," kata Banur di laman Tribun Jateng.
Banur menambahkan, skuat asuhannya bakal tampil all out kendati dalam laga menghadapi Bhayangkara FC ini, PSIS kehilangan sejumlah pemain inti.
Terutama dua pemain asing PSIS asal Brasil, Wallace Costa Alves dan Bruno Silva yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning.
Selain itu, ada nama Claudir Marini Junior yang juga tak kunjung sembuh serta gelandang muda PSIS, Tegar Infantrie Sukamto yang absen karena hukuman akumulasi kartu kuning.
Praktis, dalam laga menghadapi The Guardians, PSIS hanya diperkuat satu pemain asing, yakni Jonathan Cantillana Zorilla.
"Suatu kebanggaan buat mereka, saya yakin mereka bertekad untuk memenangkan pertandingan besok malam, walaupun kita tidak diperkuat pemain asing kecuali Jonathan," ungkap Banur.
Adapun mengenai laga kontra Bhayangkara FC, Banur mengatakan dari sisi kesiapan tim timnya sudah siap tempur.
Secara khusus, Banur mengatakan, timnya juga sudah mengamati beberapa rekaman pertandingan terakhir Bhayangkara FC.
"Persiapan seperti biasa. Kami lakukan persiapan maksimal, seperti biasa, selalu acuannya adalah siapa yang akan kami lawan.
"Kami juga sudah amati mengenai cara bermain lawan dalam beberapa pertandingan terakhir, hari ini juga kami latihan simulasi," tandasnya.
Yang akan menarik, PSIS Semarang dipastikan hanya akan mengandalkan satu pemain asing Jonathan Cantallina.
Absennya Claudir Marini, Bruno Silva dan Wallace Costa, praktis membuat gelandang Timnas Palestina ini menjadi tumpuan Mahesa Jenar di laga ini.