Untuk corona ini sudah menjadi wabah luar biasa. Bahkan di seluruh dunia kena.
Dan itu penyebarannya sangat cepat sekali. Dan kita tidak mau mengambil resiko untuk itu," jelas Liluk.
Kerugian lain atas penundaan kompetisi ini yaitu anggaran klub yang bisa membengkak.
"Kalau kita hanya diberikan libur dua minggu kemudian nanti belum pasti kan kita repot.
Kita kan harus menggaji pemain, semua official kan juga kita gaji.
Padahal, wabah ini tidak ada yang bisa memastikan.
Tidak ada yang bisa memastikan wabah ini berhenti, besok bisa main. Tidak ada yang bisa memastikan itu," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kompetisi Dihentikan Sementara, GM PSIS Ungkap Kerugian Mahesa Jenar di Tengah Ketidakpastian.